Selasa, 30 Juni 2009

Perkosaan Pegawai Sudirman

Saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 11.30 malam, Irma Adriyatie, seorang karyawati yang terlahir 22 tahun yang lalu dan saat ini bekerja di perusahaan perkebunan terkemuka di kawasan Sudirman, sedang melangkah agak tergesa2 menuju kost2annya di kawasan Bendungan Hilir. Irma agak letih setelah seharian bekerja plus lembur sampai malam tiba untuk memenuhi laporan penjualan CPO pada bulan itu. karena letih, yang ia pikirkan hanya bagaimana cepat2 sampai kost2nya, kemudian tidur melepas penatnya setelah seharian bekerja. sehingga tanpa ia sadari, 6 pasang mata sedang melihatnya dari kejauhan.

6 pasang mata yang terlihat merah karena bir pletok yang mereka beli hasil mengamen itu melihatnya dari atas ke bawah, lalu ke atas lagi, lalu ke bawah lagi, sambil menahan air liur membayangkan kemolekan tubuh Irma yang pada saat itu mengenakan rok selutut dan kemeja warna putih, yang menerawangkan bra hitamnya. tiba2 salah seorang dari mereka berkata “eh, ada cewek lewat tuh”. “oke juga tuh tete” timpal yang lain. “kita isep yuk hahahaha” mereka tertawa bersama2. setelah kurang lebih jarak antara mereka dengan Irma 100 meter, tiba2 salah satu dari mereka mengikuti langkah Irma, kemudian mereka membekap mulut Irma, dan menyeretnya ke arah bedeng proyek yang ada di dekat mereka. bedeng tersebut kosong, karena ditinggal pekerja proyeknya selama beberapa hari.

mereka berenam kemudian menyekap Irma yang meronta-ronta di dalam bedeng tersebut, sambil tertawa2 dengan mulut yang bau alkohol menyengat. salah seorang dari mereka memegangi tangan kanan Irma, yang lainnya memegangi tangan kiri dan menyekap mulut Irma dengan tangannya yang kekar. Irma meronta2 takut apa yang terjadi selanjutnya. kemudian salah seorang dari mereka berdiri tepat dihadapan Irma, sambil memandang Irma yang ketakutan dengan senyum kemenangan. “akhirnya malem ini gw bisa ngerasain badan lo”, katanya sambil mengelus leher Irma yang mulai sesenggukan menahan tangis. tangannya mengelus leher Irma yang putih mulus dengan beberapa tahi lalat yang ada disana, sambil kemudian tangannya bergerak menuju payudara kanan milik Irma.

“ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhh” teriak Irma tertahan ketika tangan tersebut meremas dengan kencang payudara tersebut. “gile man, kenceng juga nih tete” kata pria tersebut diiringi sahutan tawa yang lainnya. tak lama, pria tersebut sudah asik meremas2 kedua payudara Irma yang memang berukuran besar apabila dibandingkan dengan tubuhnya. Irma orangnya tidak terlalu tinggi. dia orangnya sedang saja, berbody tidak gemuk, namun memiliki payudara yang indah dengan perut yang rata.

kakinya pun putih mulus, sehingga membuat orang2 di dalam bedeng itu menahan nafas ketika menyaksikan Irma merintih2 karena payudaranya diremas2 oleh temannya. kemudian salah seorang diantara mereka lagi ikut mendekat, sehingga keenamnya berada sangat dekat dengan Irma. Irma semakin ketakutan. tetapi dia terus berusaha berfikir positif bahwa tidak akan terjadi apa2 dengan dirinya. tiba2, masih dengan tangan yang terus dipegangi oleh 2 orang, dan mulut disumpal dengan tangan, dia merasakan tangan2 nakal mulai menjelajahi betis dan pahanya.

dia berusaha untuk berontak dengan menendang2kan kakinya. namun usahanya sia2. terdengar suara tawa puas dari orang2 yang ada di bawah Irma, yang saat ini sedang mengelus2 paha dan betis yang putih mulus milik Irma Adriyatie. rok Irma tersingkap ke atas, sementara pahanya sedang dielus2 oleh 2 orang. sedangkan di bagian atas, payudara Irma sedang diremas2 oleh 2 orang. hal ini membuat Irma semakin sesenggukan menahan perasaan yang bercampur baur. “udah man telanjangin aja” kata salah seorang diantara mereka, diiringi anggukan yang lainnya.

Irma semakin ketakutan. dia membayangkan akan digilir oleh 6 orang tidak beradab ini. sedangkan selama ini dia hanya berhubungan badan dengan pacarnya. maklum saja, jarak yang memisahkan antara dia dan pacarnya ini, membuat pertemuan mereka yang jarang itu menjadi sesuatu yang berharga untuk dihabiskan begitu saja. maka terjadilah gaya pacaran yang semakin lazim di jaman sekarang ini. Irma semakin meronta2 ketika mereka membuka kancing atas kemejanya, dan orang2 di bawah berusaha menelanjangi rok dan celana dalam Irma.

pria2 yang di bagian atas melucuti kancing kemeja Irma satu persatu. setelah itu menarik kemejanya ke belakang, sehingga menampakkan payudara Irma yang dibungkus bra warna hitam yang semakin terlihat menantang. kemudian kemeja itu pun terlepas dan terjatuh di lantai. Irma saat ini hanya menggunakan bra dan rok saja. kemudian pria2 yang ada di bagian bawah pun gak lama sudah melepas habis rok Irma sehingga terjatuh pula ke lantai. Irma hanya menggunakan bra dan celana dalam yang senada berwarna hitam. pria2 tersebut pun tertawa puas sambil melecehkan seluruh tubuh Irma. Irma semakin menangis menjadi2. kemudian tidak lama, bra dan celana dalam Irma pun terlepas oleh mereka.

Irma pun telanjang bulat dikelilingi oleh 6 pria yang tidak dikenalnya. hal ini membuat Irma semakin ketakutan dan menangis. “jangan nangis, nanti juga keenakan hahahaha” kata salah seorang dari mereka mengejek. Irma berdiri pasrah dipegangi oleh 2 orang dan dibekap mulutnya. pria2 tersebut sedang melumat habis tubuh Irma yang terlihat molek tersebut. payudaranya putih dengan beberapa hiasan tahi lalat, dan puting yang tidak terlalu besar berwarna coklat. kemudian bentuk pinggul yang tidak terlalu besar serta kemaluan yang bulu2nya tercukur halus dan lembut. paha sampai betis berwarna putih bersih. membuat semua pria yang melihatnya, walau pun memakai rok, tidak berkedip. di kantornya pun, Irma dikenal sebagai idola.

banyak pria yang mendekatinya, namun ia tidak menanggapinya. kalau pun menanggapi, itu pun hanya sekedar untuk main2 saja sambil memenuhi hasratnya karena cowonya berada jauh disana. hal itu dia lakukan karena ia lebih memilih cowonya yang bekerja di luar kota. ia lebih memilih cowoknya karena ia telah terlanjur menyerahkan segalanya kepada laki2 tersebut.

kemudian 2 orang diantara mereka menyiapkan ranjang darurat dari kardus yang biasa dibuat tidur oleh kuli2 proyek pemilik sah bedeng tersebut. Irma pun diseret ke ranjang tersebut, dan tetap dipegangi oleh 4 orang dari mereka. masing2 memegangi 2 tangan dan 2 kaki dari Irma, sekaligus membekap mulut Irma supaya tidak berisik. sesekali Irma meronta2 minta dilepaskan. tetapi siapa yang mau melepaskan tubuh mulus begitu saja? kemudian salah seorang dari mereka, mendekati Irma dari sela2 paha Irma, kemudian meremas2 payudaranya dengan tangan kanan, sambil tangan kiri mengelus2 kemaluan Irma. Irma berusaha mengelak. tetapi tangan kiri pria tersebut tetap mengelus2 sambil sesekali telunjuknya masuk ke kemaluan Irma. keadaan ini membuat Irma semakin terdesak. Irma semakin menjadi2 mengeluarkan tangisnya. Irma begitu takut akan disetubuhi oleh pria2 ini.

walau pun ia sudah tidak perawan, tetapi ia hanya ingin berhubungan badan dengan pacarnya saja. tidak dengan berandalan semacam orang2 ini. kemudian pria tersebut tampaknya sudah tidak sabar lagi ingin mencicipi tubuh karyawati ini. ia segera membuka baju dan celananya. tampaklah penisnya yang besar, yang membuat Irma seperti berhenti bernafas. Irma sangat takut melihatnya. milik cowoknya tidak sebesar itu. Irma pun memejamkan mata dengan ketakutan. tak lama, pria tersebut sudah meletakkan penisnya di pintu masuk kemaluan Irma. Irma semakin ketakutan. tak lama, pria tersebut mendorongkan pantatnya dengan kasar sehingga penisnya bergerak menusuk kemaluan Irma. “ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh” Irma pun menjerit tertahan.

pria tersebut malah keenakan. ia merasa seperti dipijit2 oleh kemaluan Irma. “wah, kayanya udah ga perawan nih doi. tapi tetep peret kok hahaha” kata pria tersebut. tak lama, seluruh bagian penis pria tersebut masuk ke dalam vagina Irma dengan sukses. kemudian, pria tersebut menggenjot Irma yang semakin kesakitan. kepala Irma menggeleng ke kanan dan ke kiri menahan sakit. tubuhnya pun mengejang. tapi hal itu malah membuat payudaranya terlihat semakin menarik.

tangan2 jahil pun meremas2 payudara tersebut. sementara yang satu memperkosa Irma, yang lain memegangi tangan dan kaki Irma, serta membekap mulut Irma. pria yang sekarang sedang berada di atas Irma semakin memperlaju genjotannya. Irma-pun terlihat memejamkan matanya sambil terus menangis. sementara pria2 yang lainnya meremas2 payudara Irma dan meraba2 bagian tubuh lainnya. Irma pun membayangkan dosa2 yang pernah ia lakukan. dosa kepada pacarnya karena sering berbohong, dan dosa kepada orang2 yang dia permainkan perasaannya selama ini. ia menyesal sekali telah melakukan itu semua. mungkin ini balasannya. pria yang sedang berada di atasnya tampaknya sudah mulai ingin orgasme.

pria tersebut mempercepat genjotannya, dengan tangannya bertumpu pada payudara Irma sambil meremas2nya. tak lama kemudian, pria tersebut mengejan dengan menyemprotkan spermanya yg banyak ke dalam vagina Irma. Irma ketakutan. ia takut hamil. kemudian ia pun menangis sejadi-jadinya. tapi hal itu tidak berlangsung lama. pria yang lain maju mendekatinya. “tunggingin dong man” katanya pada teman2nya yang sedang memegangi Irma. mereka pun membalik tubuh Irma menjadi tengkurap, lalu memaksa Irma untuk menungging sambil tetap memegangi mereka. posisi ini membuat payudara Irma menjadi terlihat lebih besar dan menantang. hal ini membuat mereka meremas2 kembali payudara Irma. payudara Irma terlihat memerah karena remasan2 tersebut. pacar Irma juga paling senang melakukan adegan remasan2 ini. akan tetapi malam ini Irma harus rela diremas2 oleh orang2 yang ia sama sekali tidak kenal.

dalam posisi menungging, orang kedua yang akan memperkosa Irma mendekati Irma dari belakang, kemudian membuka celananya, dan menyelipkan penisnya ke vagina Irma lewat belakang. Irma kembali meronta2 kecil, namun tak lama ia melenguh panjang ketika orang tersebut memasukkan penisnya dan memompanya. kekuatan pompanya makin lama makin kuat. ia memperkosa Irma sambil meremas2 payudara dan putingnya. yang lain ada yang mencium2i pipinya, dan termasuk mencium2i bibirnya.

Irma sangat tidak berdaya malam itu. dalam posisi menungging itu ia menangis dan berharap semuanya cepat selesai dan mereka membebaskannya. namun untuk orang2 itu, tidaklah segampang itu. jarang2 mereka dapat mangsa seperti ini. tak lama kemudian, orang yang memperkosa Irma pun mengalami ejakulasi. dan seluruh spermanya dia masukkan ke vagina Irma. Irma kembali sesenggukan. sudah 2 orang menggilirnya. tinggal 4 lagi. pikirnya seperti itu. Irma sudah pasrah diperlakukan apa saja oleh mereka.

terbukti ketika mereka menelentanginya kembali, Irma hanya bisa pasrah. ia rasakan kemaluannya sakit sekali. dan Irma merasakan keluar darah dari kemaluannya. walau pun ia sudah tidak perawan, hal ini mungkin disebabkan oleh gesekan2 yang terjadi sebelumnya antar penis pria2 tersebut dan kemaluannya.

kemudian salah seorang dari mereka, kembali maju untuk memperkosa Irma. kali ini Irma dipaksa untuk menghisap kemaluan si pria tersebut. Irma berontak. ia hanya mau beroral sex dengan pacarnya. kali ini dia lakukan untuk orang lain. Irma mati2an menolak. akan tetapi, apalah daya dari seorang wanita. Irma pun pasrah menghisap kemaluan orang tersebut. Irma hampir tersedak. penis pria tersebut terlalu besar untuk mulut mungilnya. apalagi penis pria tersebut tidak sebesar milik cowonya yang jauh ada disana.

Irma semakin menangis. kepalanya maju mundur menghisap kemaluan pria tersebut. sampai tak lama kemudian, pria tersebut meringis dan mengejan. Irma berusaha menarik kepalanya dari kemaluan pria tersebut. tetapi teman2 pria tersebut menahan kepalanya, sehingga seluruh spermanya pun tumpah di kerongkongan Irma. Irma terbatuk2 tersedak. sementara pria2 tersebut tertawa puas. kemudian Irma pun digilir oleh yang lainnya sampai pagi. selain digilir, Irma pun mengalami pelecehan seksual yang tidak akan pernah dilupakannya.

Irma dipangku oleh orang2 tersebut sambil diremas2 payudaranya secara bergiliran. kemudian ia disetubuhi sambil berdiri. dan setiap2 orang disitu mendapat jatah lebih dari 2 kali. Irma mengalami perlakuan yang sangat rendah oleh mereka. Mereka mencumbu Irma semaunya. meremas2, menghisap2 putingnya, menggigit2, dan perlakuan2 lain yang diterima Irma sepanjang malam itu sampai pagi. Irma pun lemas kecapekan. sampai paginya Irma tersadar setelah pingsan di dalam bedeng proyek tersebut. Irma merasa badannya sakit2 semua, terutama bagian selangkangannya yang mengeluarkan darah.

walau pun itu bukan darah perawan, tapi ia merasa sakit yang teramat sangat di selangkangannya. tubuhnya pun penuh cupang dimana2. payudaranya pun demikian. banyak terdapat bekas cupang dan bekas cakaran. Irmapun memakai kembali bra, celana dalam dan pakaiannya yang sudah lecek, kemudian berjalan tertatih2 menuju kost2annya. demikian peristiwa yang terjadi dengan Irma. dia tidak bisa melupakan hari itu. tapi ia tidak akan menceritakannya kepada siapa2, termasuk cowoknya. biar lah hal itu menjadi rahasia pribadinya. dan ia pun tidak akan melewati jalan tersebut kembali.

- Tamat -

Minggu, 28 Juni 2009

Dhea...ooohhhhhhhhhhhhhh....

Pertama kenal dengan dhea aku gak ada perasaan apa-apa, karena aku lagi deket sama Nio teman sekantor yang lebih mirip Oshin. Karena seringnya dhea curhat ke aku lama-lama jadi deket juga. Dheea sering crita tentang calon suaminya yang anak purnawirawan letjend di kota Y, tapi lama banget nggak kasih kepastian kapan mau menikah..dari sinilah cerita itu dimulai…

Malam itu ada acara kumpul teman sekantor di rumahnya yang begitu besar di pinggir kota, karena aku sudah dekat dengan mama nya dan juga kakaknya maka aku diminta untuk membantu mempersiapkan acara tersebut dari awal sampai acara selesai…

Setelah semua tamu pulang, termasuk kakak dheea yang juga seorang dokter ikut pulang suaminya, maka tinggal aku ikut ngebantu beresin semuanya.
Meski sudah ada 3 orang pembantu yang semuanya cewek tapi untuk urusan angkat-angkat masih perlu bantuan dari aku.
Setelah semua beres, mama dheea pamit mau tidur lebih dulu…(saat itu setan di kepalaku berbisik, “choy kesempatan nih!!!) hah, aku melamun lagi inget waktu pertama dheea curhat aku sempat cium kening dia, meski aku tahu dia sudah dilamar orang…

Tiba-tiba dheea keluar dari kamar hanya mengenakan gaun tidur yang amat tipis, sehingga nampak lekuk-lekuk tubuhnya yang aduhaiii…
“kamu cape mas? kalo cape bobo disini aja wis….kamar mba santi khan kosong tuh,….”
“ngga dhee aku pulang aja lagian nggak enak sama mama, kalo aku nginep disini…..”
Belum selesai aku cerita tiba-tiba dheea, menunduk manja kearah mukaku.. “mas bobo sini yah?..please…
“inget dheea, kamu udah dilamar sama gilang, dia pasti marah kalo tau aku nginap disini…..” aku menyebut nama calon suaminya yang kerja di Jakarta.
“ahh mas gilang gak bakalan tahu kok…lagian dia orangnya dingin banget..” tanpa sadar dheea langsung mencium bibirku, dia bimbing tanganku menyentuh dadanya yang montok dan berisi dengan mesra aku membalas ciuman dheea dengan lembut…..
sebelum semakin menjadi aku tersadar kalo saat itu aku dan dheea ada di ruang tamu yang juga terlihat dari dapur oleh sumi dan minah pembantu nya yang belum tidur..
“mas ke kamarku yok?… masih dengan mimik manja nya dan dengan nafas yang memburu dheea membimbing aku masuk kekamarnya….
“mass………” kami pun melanjutkan ciuman tadi dengan lebih panas, tanganku semakin berani membuka baju tidurnya sehingga sekarang keliatan tubuh indah yang hanya tertutup BH dan CD nya….. “mas emang gak panas pa, bajunya dibuka juga yah…?” tanpa ba bi bu aku yang sudah “in” segera membuka baju dan celana jeans ku sehingga kami sama-sama hanya pake CD. keliatan jelas burung ku sudah berkicau dengan panjang maksimal 18 cm diameter lebih dari 4 cm,…
“hahhh, burungmu guede banget mas, jauh lebih gede dari punya mas gilang….”
dengan rakus dheea segera membuka CD ku dan langsung melumat burungku yang mulai berkicau…….”agghhh”, aku mengerang keenakan “pelan-pelan dhee..” agh.agh.agh..dheea semakin rakus dijilatinya batang burungku sampai kebawah sehingga dua telornya juga ikut dilahap…sruuppp sruup sruups… aku juga mulai membuka kedua BH nya sehingga nampak kedua bukit kembarnya menonjol dan menantangku…dengan sigap aku mulai meremas dan mencium puting susunya…dia menggelinjang kegelian…”ahhhh masss uenakkk mash…ahhh, teruss mas ayo kulum semuanya…..” tanpa membuang waktu kurebahkan tubuh dheea diatas kasur empuknya…dia sudah nampak pasrah saat melepas celana dalamnya dengan tangan terus memegang burungku…
aku menunduk nggak tahan melihat gundukan daging kemaluannya yang keliatan masih pulen dengan bulu-bulunya yang tipis serta keliat licin…”dhee aku cium memek kamu yah?…” “ayo mass jangan cuma diliatin ayo cium sesuka mu mash…” aku mulai menjilati daging empuk memek dheea, dari pinggir sampai ke tengah,…” aghhhhhhhh!!!” dheea menggelinjang saat clitorisnya tersentuh ujung lidahku…..”ayo mas terusssss enak masss…ayo jangan brenntiiii”…karena melihat dheea mulai basah dan menegang aku mulai pasang kuda-kuda naik ke atas tubuh dheea…”masukin pelan-pelan ya sayang…ujungnya dulu tarik lagi, masukin lagi ujungnya, tarik lagi…baru dimasukkin semua…”….aghhh!!!…ambless semua batang burungku ke dalam memek dheea

Jumat, 26 Juni 2009

Warnet Nikmat

Aku adalah seorang pria berumur 28 tahun. Bergelar sarjana arsitektur dan bekerja sebagai konsultan teknik di sebuah perusahaan konstruksi. Bila ditinjau dari segi umur dan materi, sebenarnya aku adalah pria mapan dan siap untuk menikah. Namun entah mengapa hingga saat ini belum menikah, mungkin kurang percaya diri karena satu hal belum kumiliki, yaitu rumah sendiri.

Hidup sendirian memang asyik, tanpa beban dan pikiran. Namun dalam urusan seks, aku menghadapi kendala besar. Seorang pria seumurku tentunya sudah sangat ingin merasakan nikmatnya bersetubuh. Pernah seorang teman mengajakku ke pelacuran tetapi aku sungguh takut tertular penyakit kelamin, sehingga batal menikmati daging mentah yang dijual disana. Akhirnya aku memilih untuk melakukan masturbasi di kamar mandi untuk melampiaskan hasrat seks yang tak tersalurkan. Beberapa kali melakukannya sendiri terasa tidak nikmat lagi. Penisku tidak terlalu keras berdiri, mungkin karena kurang rangsangan. Aku malas melakukannya lagi.

Suatu hari libido seksku tak tertahan lagi. Setelah makan malam aku menuju sebuah warnet 24 jam tak jauh dari restoran padang, tempat dimana aku tadi makan. Saat itu menunjukkan pukul 21.30 malam, warnet tidak terlalu ramai. Tampak beberapa meja kosong. Segera aku buka beberapa situs porno yang menyuguhkan gambar-gambar yang sangat syurr. Perlahan namun pasti penisku mengeras dan berdiri. Tak puas dengan gambar, kucari situs-dewasa.com yang menyuguhkan cerita cerita yang merangsang. Aneh bin ajaib penisku bisa bertambah tegang lebih dari biasanya, setelah membaca kisah seorang gadis bermasturbasi.

Kulongok kanan-kiri, ternyata kondisi warnet yang tertutup membuatku merasa aman. Perlahan-lahan aku buka kancing celana dan menyisihkan celana dalamnya kebawah. Penisku yang sebesar timun kecil langsung menyembul. Kuusap-usap dengan lembut uh.., aah.., nikmat sekali. Geli dan nikmat membuatku terpejam-pejam. Dalam bayangan pikiranku, penisku sedang dihisap seorang gadis cantik yang sedang keenakan mengusap-usap memeknya. Usapanku makin cepat dan keras, tanpa sadar berubah menjadi sebuah kocokan.

Kocok-kocok terus aku mendesah ahh.., hemm.. Tangan tak henti-hentinya bergerak dari kepala penis hingga batang penis paling dasar. Sesekali tangan kiri meremas remas telor. Aduh nikmat sekali. Darah serasa berkumpul di ujung kontolku, tubuhku kaku-kaku. Kurasakan ada tarikan hebat dari arah dengkul, pusar, paha, bahkan kepala menuju ujung kontol yang berbentuk helm tentara Jerman. Cok., kocok.., cek makin cepat aku mengocok dan..

“Aahh.., uhh.., oohh”, aku mendesah keras.
Croot.., crot.., creet cairan putih sangat kental memancar dari penisku dan mengenai layar monitor komputer yang kebetulan ada gambar seorang wanita barat bugil dengan mulut terbuka. Air maniku persis meleleh di mulutnya. Uhh.., membayangkan wanita tersebut mengisap air maniku sedoott.., Tubuhku lunglai menahan rasa enak yang luar biasa. Aku merasakan puas yang tak tertandingi. Setelah mengelap air maniku di layar komputer, aku langsung pulang dan tidur.

Pengalaman bermasturbasi ini membuatku ketagihan. Aku melakukannya seminggu sekali di warnet yang sama. Dan tak pernah ada yang tahu apa yang kulakukan.

Malam itu pukul 21.30, sama seperti malam yang lain, aku datang ke warnet untuk bermasturbasi. Tapi sial, entah angin dari mana, warnet tersebut penuh sesak, tak ada tempat untukku. Terpaksa aku mencari warnet lain. Tak jauh dari tempat yang pertama, aku menemukan warnet yang sepi. Tanpa basa-basi aku memasuki komputer nomor 3. Sayang aksesnya payah, apalagi meloading gambar porno lama sekali. Setelah hampir setengah jam, aku baru dapat memelototi empat gambar porno. Cukuplah untuk mulai mengocok kontol yang mulai ngaceng. Ueenaakk..

“Warnetnya mau tutup Mas!”, tiba tiba seorang wanita berkata di depanku.
Alangkah kagetnya diriku. Ternyata warnet itu tidak buka 24 jam. Dan yang membuat aku lebih kaget, wanita penjaga warnet itu melihat aksiku yang sedang mengocok kontol.
“Ehh.. iya Mbak”, jawabku sekenanya
“Wah sorry, lagi asyik yaa.. terusin deh”, wanita itu menjawab tanpa rasa kaget.
Lalu ia berlalu. Kudengar suara rolling door yang ditutupnya. Aku berusaha secepat mungkin merapikan celanaku untuk secepatnya pergi dari tempat itu. Belum selesai aku merapikan celanaku, wanita itu muncul lagi dihadapanku.
“Lho kok berhenti Mas, silahkan dilanjutkan”, wanita itu tersenyum manis.
Wajahnya ternyata cantik, putih bersih, kira kira berumur 35 tahun. Belum hilang kagetku, wanita itu berkata lagi..
“Sini saya bantu”, dia berujar sambil duduk disebelahku.
“Jangan malu, nama saya Rini, saya sendirian menjaga warnet ini kok”, katanya genit sambil mengambil alih kontolku.
Kini dia yang mengocok ngocok kontolku. Enak sekali, tangannya lembut membelai kontolku.
“Saya perlu air mani Mas untuk masker wajah, boleh ya..?”, katanya lagi.
“Iya”, aku tak bisa menjawab karena rasa nikmat pertama kali dikocok wanita.

Kini si Rini berubah posisi. Dia lalu berjongkok dan menyuruhku berdiri. Tangan kanannya menggenggam buah pelirku. Lidahnya yang selembut es krim menyisiri pangkal kontolku. Disapu-sapunya dijilat-jilatnya dari pangkal hingga ujung penis mengikuti garis tengah batang penis. Dilakukannya berkali-kali hingga aku mengelinjang bak penari ular. Puas menjilati, Rini memasukkan kontolku ke mulut mungilnya. Dimasukkan, dikeluarkan, dihisap begitu berulang-ulang. Tangan kanannya tidak diam melainkan ikut mengocok. Aku tak kuat lagi dan mau ejakulasi dan berteriak.. Tiba-tiba Rini mencabut kontolku dari mulutnya dan menekan ujung penisku kuat-kuat dengan ibu jarinya, sehingga aku tidak jadi memuntahkan air mani.

“Kenapa Rin?”, tanyaku heran.
“Sabar Mas, jangan keluar dulu, kumpulin mani dulu biar muncratnya banyak”, pintanya.
Aku mengangguk saja menuruti kemauannya. Setelah agak rileks, Rini mengulangi aksi stop-actionnya sampai tiga kali. Yang ketiga kali aku benar-benar tidak tahan dan muncratlah air mani dengan derasnya croot.., crett.., serr.. mengenai wajah Rini.
“Aargghh.., hangat Maas, asyik”, kata Rini sambil mengusap meratakan air maniku di wajahnya, persis seperti dia memakai masker kecantikan. Aku terkulai dan takjub betapa penisku berdenyut kurang lebih 15 kali dan menyemburkan mani banyaak sekali.
“Aku harus berbaring dulu Mas, biar manimu melekat di wajahku dan tidak meleleh”, kata Rini sambil berbaring.
“Sini Mas, puasin aku dong”, katanya memelas.
“Tentu saja Rin”, jawabku bersemangat.

Langsung kusingkap roknya ke atas, tampak celana dalamnya berwarna merah berenda, sexy sekali. Kubuat ia mengangkang. Astaga celana dalamnya basah pada bagian dimana memeknya menempel. Bulu halus membayang diantara celana dalam yang transparan karena basah. Tercium aroma memek yang khas erotis. Kutarik dan kulemparkan celana dalamnya. Aku mulai dengan mengelus-elus daerah kewanitaannya yang terasa hangat. Telapak tanganku dengan ringan menekan-nekan bagian atas yang ditumbuhi bulu-bulu halus yang hitam melebat. Kedua tanganku menjadi aktif di daerah itu. Yang satu mengusap-usap bagian atas yang sensitif dan tangan yang satu lagi membelai-belai bibir-bibir memeknya yang basah oleh lendir. Kuciumi, kuhisap dalam-dalam aroma memeknya yang telah merekah seperti kue serabi berwarna merah muda.

Kujilati bibir-bibir memek dan itil nya (klitoris), dia menggelinjang. Ohh Rini pasti kau merasakan nikmat dan geli. Rini mendesis-desis. Aku terus menjilati itil yang mulai menyembul dan tegang sebesar kacang tanah. Dua jariku masuk ke dalam goa nikmat yang sudah penuh lendir. Kukocok-kocok lobang memeknya sambil memepercepat jilatan di itilnya.

“Aahh Mas, terus Mas, percepat Mas, aku tak tahan lagi, ayo Mas, aahh.., ayo”, Rini nyerocos kesetanan.
Pinggulnya diangkat-angkat dan digoyang-goyang, seperti beralas besi panas. Dan tak lama kemudian..
“Uurrgghh.., Mas, tooloongg, aku keluaarr”, jerit Rini.
Tubuh Rini mengejang, dan memeknya berdenyut-denyut kira-kira 20 kali. Nampaknya ia orgasme hebat. Kami tertidur hingga pagi menjelang. Dengan tergesa-gesa aku pulang ke rumah kosku. Ada rasa takut dilihat orang kalau aku keluar dari tempat itu pagi-pagi dengan penampilan seperti habis terkena ledakan bom. Rasa takut digrebek menghantui perasaanku, maklum di kota ini sering ada penggrebekan pasangan kumpul kebo. Lagi pula aku takut bila pemilik warnet atau majikan Rini datang pagi-pagi.

Tapi rasa penasaranku lebih kuat dibandingkan rasa takutku. Aku mulai mencari tahu siapa si Rini itu sebenarnya. Kutanya tetangga kanan-kirinya tentang latar belakang Rini. Dari hasil investigasiku aku mendapat beberapa petunjuk tentangnya. Dia ternyata bukan karyawan, tetapi pemilik warnet nikmat itu. Warnet itu tidak memperkerjakan orang lain, tetapi Rini sendiri sekaligus merangkap sebagai kasir dan penjaganya.

Rini ternyata telah menikah dengan seorang pekerja di kapal pesiar. Suaminya berlayar dan hanya pulang tiap enam bulan sekali. Aku dapat memahami betapa kesepiannya dia. Tetapi aku heran kenapa dia hanya memanfaatkan air maniku dan tidak memanfaatkan kontolku yang setiap saat bisa ia masukkan ke memeknya.

Suatu malam menjelang warnet nikmat itu tutup, aku mengendap-endap, dan aku berhasil menyelinap masuk tanpa diketahui Rini. Lalu aku bersembunyi di salah satu meja komputer yang tertutup. Tepat pukul 22.00 Rini menutup warnetnya. Selanjutnya ia menaiki tangga ke lantai 2 rukonya. Aku tunggu beberapa saat, lalu aku menyusul naik ke atas dengan berjinjit. Tampak sebuah kamar dengan pintu sedikit terbuka. Terdengar bunyi putaran mesin berderit, seperti bunyi gergaji mesin tapi tak terlalu keras. Di sela-sela itu terdengar rintihan-rintihan nikmat, dan aku kenal suara itu pasti dari mulut Rini. Apa yang dilakukannya?

Aku intip perlahan melalui pintu yang agak terbuka, terlihat Rini bertelanjang bulat dalam posisi mengangkang. Di tangannya tergenggam sebuah benda mirip jagung. Benda itu yang mengeluarkan bunyi mesin. Sesekali benda itu digosokkan ke memeknya.

“Rin lagi ngapain kamu?”, aku bertanya memecah kesunyian.
“Hai Mas, aku nggak kaget kok, aku tahu Mas nyelinap tadi”, sambil tertawa Rini beranjak.
“Rin, kenapa tidak kontolku saja kau masukkan?”, tanyaku heran.
“Jangan Mas, aku takut hamil, aku sudah bersuami, yuk kocok-kocokan lagi!”, pintanya.

Dan malam itu terjadi lagi seperti pertama kali aku bermasturbasi bersamanya. Dan tiap minggu aku selalu berkunjung ke warnet nikmat, kecuali bila suaminya datang. Namun aku pindah tugas ke kota lain, tak kutemui Rini lagi. Tak ada wanita yang bermasker air maniku lagi, aku merindukannya. Mungkin ada pembaca wanita yang bisa mengobati rinduku?

Rabu, 24 Juni 2009

Membuat Film Panas dengan Mahasiswi

Aku dan temanku Romli adalah mahasiswa di sebuah kampus swasta di Jakarta.kebanyakan mahasiswa di kampus kami adalah perempuan,karena kampus kami mengkhususkan di jurusan ilmu komunikasi.sudah menjadi pemandangan sehari-hari kami melihat gadis-gadis belia berpakaian sexy lalu lalang di kampus.Romli sendiri suka ‘kegatelan’ ngedeketin cewe2 sexy di kantin,lengkap dengan rayuan gombalnya.sedangkan aku suka membayangkan melakukan hal2 ‘panas’ dgn gadis2 tsb.

kebetulan di kelas kami hanya kami berdua mahasiswa yg pria,sedangkan sisanya adalah wanita.ada 3 wanita yang cukup cantik dan sexy di kelas kami,sebut saja Putri,Indah,dan Agnes(masing2 berumur19-20 thn).Aku dan Romli cukup akrab dgn mereka bertiga,karena mereka agak berbeda dgn gadis2 yg biasa kami temui.mereka memberi tanggapan positif jika Romli bicara dan bercanda ttg hal2 nyerempet sex di depan mereka.kadang mereka hanya tertawa,atau kadang mereka senyum2 saja.

suatu ketika entah ada angin apa,Romli memiliki sebuah ide gila yaitu membuat film panas dengan 3 gadis tersebut di sebuah vila pada malam tahun baru.kontan aku kaget mendengarnya.mulanya aku pikir ia hanya bercanda,tp sepertinya dia serius.ini terbukti saat aku melihat Romli membujuk Putri,Indah,dan Agnes menginap di vilanya di puncak untuk merayakan tahun baru bersama.mulanya Romli gagal,tetapi dgn akal bulus dan rayuan2 gombalnya,akhirnya ketiga gadis itu mengiyakan.tidak lupa Romli mengajak aku.Belakangan penisku suka tegang melulu klo ketemu Putri,sudah begitu lamanya aku dan Putri sering saling tatap
mata tanpa sepatah katapun,jadi tentu saja tak kulewatkan kesempatan ini.gelora cintaku yang tak tertahankan pada Putri membuatku meminta pada Romli agar pada malam tahun baru nanti Putri eksklusif untukku saja,dan supaya adil akupun berjanji tidak akan coba2 menjamah Indah dan Agnes pada malam itu.

akhirnya hari yg dinanti-nantikan pun tiba.Aku dan Romli membawa handycam masing2.lalu kami pergi naik mobil menjemput Putri,Indah,dan Agnes.Putri seperti heran melihat kami bawa handycam.”Itu handycam mau dipake buat apa?”,tanya Putri.”Kami hanya ingin mengabadikan pesta tahun baru kita nanti,tp Romli ngotot mau bawa handycam sendiri.”,ujarku pada Putri.Aku sempet deg2an waktu ditanyain begitu sama Putri,tp untung saja ia percaya.kamipun pergi berlima ke sebuah vila di puncak.setelah tiba di sana,kami berlagak alim seperti biasanya agar gadis2 tsb tidak curiga.sengaja kami biarkan mereka tidur nyenyak malam
itu,sementara kami menyusun siasat sebelum tidur.

malam tahun baru pun tiba pd esok harinya.kamipun siap menggelar pesta setelah seharian jalan2 keluar dari vila.sambil menunggu tahun datang kami makan2,pertanda dimulainya operasi.aku dan Romli menyuguhi minuman (yg sebelumnya telah diberi obat perangsang) pada Putri,Indah,dan Agnes.merekapun minum tanpa curiga,malah mereka sempat minum bir segala.aku dan Romli
pun was-was menunggu efek obat bekerja.

sekitar 10 menit kemudian,efek obatpun mulai bekerja.ketiga gadis itu terlihat mulai berkeringat dan gelisah,bahkan mereka malah jd bersikap manja.akupun segera melancarkan aksi.kubawa Putri ke sebuah kamar di lantai atas.sejenak kupandangi kecantikan gadis itu,sikap manja gadis itu membuat nafsu birahiku meluap-luap.dgn segera aku meletakkan handycamku pd posisi yg pas dan tersembunyi.tanpa babibu lagi,kucium bibir Putri yang merah merona itu,sambil
tanganku menjamah-jamah bagian2 tubuhnya.Putri sempat berontak,tetapi krn aku terus memaksa iapun hanya bisa pasrah saja.”Kamu ini apa-apaan sih??”,tukas Putri padaku.”Maafkan aku sayang,tapi ini adalah bukti cintaku padamu.”,ujarku.Kupepetkan tubuh Putri ke dinding,lalu kulumat kembali bibirnya dengan agresif.

Aku mulai menciumi tubuh Putri,hmm wangi tubuhnya akan membuat pria manapun ingin menyetubuhinya.kuselipkan tanganku ke dalam kaos dan celana jeans Putri,seraya aku mulai menjamah payudara dan memeknya.Memek tsb sudah hangat dan basah krn pengaruh obat perangsang tadi,lalu kumasukkan jari telunjukku secara perlahan pd lubang vaginanya.”Ah..ah..ah”,itulah desahan Putri
saat aku menjamah memek dan payudaranya.Kemudian dengan perlahan aku mulai memeloroti pakaian Putri,mulai dari celana jeansnya,kaos,bh,dan celana dalam.Putri pun sudah telanjang bulat,terlihat payudaranya yang tidak terlalu besar tp cukup sexy untuk gadis sepertinya.

Kuletakkan dia di tempat tidur,lalu aku membuka celana dan mulai menggesekkan penisku pada memek Putri.Putri mulai mengerang-ngerang karena kegelian.Kupandangi memek Putri yg basah tsb dari dekat,lalu kujilat dengan lidahku.”Ah..ah…enak,terus2″,ujar Putri.”Kalo dedeku udah masuk memekmu dijamin jauh lebih enak deh.”,kataku pada Putri.Putri hanya tersenyum manis mendengar perkataanku.

Tanpa menunggu lagi aku mulai mencoba menancapkan penisku pada memek Putri.sebagaimana gadis perawan,memek Putri masih sangat sempit sehingga aku sempat kesulitan.pelumas yg ada sudah mulai mengering,sehingga aku terpaksa melakukan foreplay kombinasi(ngelumat bibir Putri sambil tangan kiri ngejamah puting dadanya dan telunjuk tangan kanan berulang kali masuk lubang vaginanya).saat memeknya mulai basah,kembali kutancapkan penisku.masih sulit masuk juga,tp setelah sedikit memaksa akhirnya bisa juga,walaupun akibatnya memek Putri jadi lecet & membuat Putri sempat menangis kesakitan.”Pelan2 donk mas,sakit nih.”,tukas Putri sambil ngeringis kesakitan.”Maaf sayang,tadi aku telalu semangat.Bentaran juga ilang kok sakitnya & brubah jadi nikmat,he he he.Siap ya??”,jawabku.

Aku mulai menggenjot penisku secara cepat,membuat Putri mengerang-ngerang sakit dan nikmat sekaligus dengan hebatnya. Putri pun mulai berteriak kencang krn aksiku,melihat itu aku bereaksi dengan mencium bibirnya dan kamipun saling melumat bibir.lumayan untuk menghentikan teriakannya.genjotan penisku semakin cepat dan Putri mulai mendesah-desah dlm kenikmatan.”Terus,terus mas,jgn berenti,enak bgt nih,ahhh…..”,ujar Putri.tangan Putri mulai menjambak rambutku,membuatku makin bersemangat.akhirnya aku mencapai puncak dan tanpa terasa spermaku sudah menyembur ke dalam memek Putri,hangat2 rasanya
menurut Putri.Kami berdua saling berpelukan di ranjang dengan mesra,sambil kubisikkan rayuan2 gombal pd Putri.”klo aku hamil nanti mas harus tanggung jawab yah??”,tukas Putri.”jangankan tanggung jawab,klo jd suami kamu sih aku juga mau kok.”,ujarku pada Putri.

Putri hanya tersenyum manis mendengar perkataanku.krn penasaran dgn apa yg dilakukan Romli skrng,aku pun bangun meninggalkan Putri di kamar utk mengintip Romli.Aku melihat Agnes sudah berbaring lemas diranjang,sementara Indah sedang menghisap penis Romli dgn mulutnya.Lalu Romli menyodok memek Indah dgn penisnya,membuat Indah mengerang dgn hebatnya.”Hebat juga Romli,udah ngegarap si Agnes masih kuat aja ngegarap si Indah.”,ujarku dalam hati.melihat itu live show tsb membuatku kembali bergairah,lalu dgn segera aku kembali pada Putri.”Dimana Indah ama Agnes,mas??”,tanya Putri padaku.”Oo mereka lagi ngelayanin Romli tuh.”,tukasku.

spontan Putri terlihat takut,berpikir bahwa Romli akan menggarapnya nanti.”Tenang aja sayang,malam ini kamu hanya milikku seorang.Ga akan
kubiarkan Romli menyentuhmu.”,kataku pada Putri.Kusuruh Putri bangun dr ranjang dan berdiri,lalu kupeluk dia dari belakang,seraya penisku menjelajah memeknya kembali.Kugenjot penisku sehingga pantat Putri bergerak naik turun,sementara tangan kiriku menopang tubuhnya dan tangan kananku mengelus rambut panjangnya yang hitam lembut.Tak lupa aku mencium dan mencupang leher dan tubuhnya.Putri sudah berkeringat dan menggeliat seperti cacing kepanasan saja.Spermaku kembali tersembur ke dalam memeknya.Kami lakukan semua itu selama kurang lebih 1 jam,lalu kamipun terbaring di ranjang krn kelelahan.Sejenak kami saling tatap mata tanpa sepatah katapun,lalu kami pun saling tersenyum.Sebelum tidur,tdk lupa aku mematikan handycam yg
dr td merekam adegan seksku dgn Putri.Tak terasa malam tahun baru berlalu dengan cepat sekali.

Esok paginya,aku bangun lebih dulu sementara Putri masih tertidur.Kubangunkan dia dgn maksud mengajaknya mandi.Kunyalakan handycam di kamar mandi,lalu kugendong Putri menuju shower.Kami pun mandi sambil berpelukan,lalu kami saling menyabuni satu sama lain dengan mesranya.Setelah kami berpakaian rapi,kami ke lantai bawah untuk ketemu dengan Romli,Indah,dan Agnes.”Ciee,ada pengantin baru nih di kampus kita.”,ledek Romli padaku.Aku hanya tersipu malu mendengarnya.Lalu aku dan Romli menjelaskan semuanya pada ketiga gadis tersebut.Mereka sempat marah dan takut jika videonya beredar ke masyarakat.Tetapi kami berhasil meyakinkan mereka agar tidak khawatir.Setelah berbenah,kamipun kembali ke Jakarta dan ke rumah masing2.

Setelah kejadian itu,aku dan Putri menjadi semakin dekat.Bahkan anak2 di kampus bilang kami berdua seperti perangko saja.Aku selalu memangku Putri saat jam istirahat.Tidak jarang kami bermesraan di kampus.Kami resmi pacaran sejak saat itu,bahkan kami berencana akan menikah tahun depan jika memungkinkan.Aku jadi sering berkunjung ke tempat kos Putri dan menginap disana,yah kalian tahu deh apa yg kami lakukan disana beduaan,he he.Namun nasib berkata lain untuk Romli,Indah,dan Agnes.Video cabul mereka tak sengaja tersebar ke masyarakat,sehingga mereka harus berhenti kuliah dan berpisah ke luar kota untuk menghindari polisi dan sorotan publik.Untung saja aku membuat video cabulku dgn handycam sendiri,sehingga sampai skrng video tersebut masih aman dari sentuhan publik.Oh Putri,bibir dan memekmu kutunggu.

Tamat

Senin, 22 Juni 2009

Wuenaknya ML saat SMA

ama gw Fredy,gw tinggal di daerah bogor…
Sekitar Tahun 2000 gw masuk SMA,di SMA swasta di Bogor… waktu MOS gw liad 1 orang cewe yg cakepnya luar biasa…..1 minggu selama MOS gw merhatiin tingkah laku dia terus……eh..ternyata ada kakak kelas gw yang naksir juga ma dya…. tp klo tampang..menang di gw(bukan sombong tp….menurut temen” gw.. gw orangnya Keren…Humoris…ganteng..pinter…malu2)tp mau gmn lagi…coz kk kelas itu mau gebukin gw klo gw brani dkt” ma cewe itu!
Abis MOS itu selesai…gw liad pembagian kelas di Mading…eh gw gk satu kelas ma dya…… akh gw sedikit gk ada harapan buat PDKT ma dya >.<
Setelah 1 minggu gw skul seperti biasa….eh dia sama temennya ke kelas gw…
gw kaget n gw liatin terus tuh cewe……wekss…dia malah liad ke arah gw…gw bingung mau ngapain…..pikir gw…ah dah kepalang tanggung gw liatin dia…gw liatin terus dya…eh dia senyum sedikit ke gw….. weiss….. ini dia kesempatan buat gw…..

Ternyata dia mau minjem buku ke temen sekelas gw itu….
karena gw dah ngebet bgt pengen kenalan ma ni cewe… gw tanyain ke temen sekelas gw itu yang minjemin buku ke cewe itu…gw minta ma dya biar dya ngenalin gw ma cewe itu…. dan dya juga mau ngenalin gw ke cewe itu…
Pulang sekolah… gw tungguin dya di depan Gerbang yang bersebelahan dengan parkiran motor n gw bawa motor tiap hari…
Dya lewat sama temen sekelas gw itu….. n temen gw itu nunjuk gw arah gw… n cewe itu liatin gw….
Dia ngedeketin gw sama temen gw itu… dan temen gw itu pamitan pulang…
Tanpa Basa-basi… gw langsung sodorin tangan gw….
“halo….nama gw Fredy…”
“Oh….Nama gw Titan..”Jawabnya dengan sedikit senyuman…
“nama yang bagus….!”gombalku
“eh rumahnya daerah mana tan??”tanyaku dengan harapan dia mau gw anter
“Daerah ****** emangnya kenapa??Jawabnya dengan sedikit bingung…
“oh… searah donk dengan rumah gw…rumah gw juga lewat situ kok… tapi masih jauh lagi ke dalem!”
“Mau gw anter gk???”tanyaku dengan rada” malu….
“Ehm……..Boleh d….”jawabnya meyakinkanku…
“Asyik!”Jawabku dengan polosnya
Dia pun menaiki MOGEku yang kubawa kesekolah
Bla..bla..bla….sebelum menuju ke rumahnya… gw ngajak dia makan di salah satu Mall…
Setelah makan baru gw anter dia ke rumahnya….
1 bulan kemudian… gw kena penyakit maag…. Dan wajib di rawat di rumah sakit…..Titan pun sering datang ke rumah sakit tempatku dirawat….
Tapi….1 minggu belakangan ini, Titan gak pernah kesini lagi…gw bingung kenapa dya gk pernah kesini lagi….!
Setelah keluar dari rumah sakit…dan gw pun belajar seperti biasa….
gw liad dya gandengan tangan sama kakak kelas gw itu….
WADUH!!!!!!!!!!!!!!!! Titan dah punya cowo……SIAL!!!!!!!!!!!!

Setelah 1 tahun berjalan dengan begitu cepat… kudengar kabar Titan telah Putus dengan cowonya itu….
Gw senengnya setengah mati…. HUhuyyyyyyyyyyyyy gw masih bisa PDKT lagi ma Titan……pikirku…

Setelah 1 minggu Titan pegat…PDKT ku lancarkan lagi….
Setelah 2 minggu berlalu…kuberanikan diri untuk nembak titan….dan hasilnya tidak mengecewakan… dia mau jadi cewe gw……..
taulah gmn anak SMA kalau udah Jadian….
Setelah 2 bulan kami berpacaran….kami ada rencana pergi ke puncak bersama dengan temen” kelas 1 kami saat liburan semester…
Disana kami menyewa Villa kepunyaan temen kami….
Kami menyewanya 5 hari….
Setiap malam kami semua keluar Villa… untuk menikmati udara puncak yang sangat dingin…
Suatu malam…kami berlima(cowo)nonton film bokep yang gw bawa dari bogor..
lagi asyik nonton…eh tiba2 cewe” masuk ke kamar yang lagi dipake buat nonton bokep..Brak….kami semua kaget….pasangan kami semua melihat kami sedang asyik nonton bokep…Tapi yang bikin kaget…semuanya jadi ikut nonton…
Gw c diem” aja…coz males lagi nonton bokep komentar…mending nonton aja yang penting bikin kontol ngaceng…Setelah Film itu selesai…kami semua ke keluar dengan pasangan kami masing….
Di luar Titan duduk sambikl nyandar di lutut gw..tanpa sengaja gw buka lutut gw…Titan langsung jatoh di selangkangan gw…saat itu juga..kontol gw lagi ‘Ting Tong Ting Tongnya’ tanpa sengaja kepala Titan menyentuh kontol gw yg lagi ngaceng….Titan ngomong ke gw dengan sedikit berbisik
“Fred..tadi apaan yang keras…”Tanyanya yang membuatku sedikit malu..
“a….a…nuku”jawabku dengan perasaan malu setengah mati..
“Abis nonton bokep c…”
“hehehehheehe”Tawaku dengan sedikit berbisik.
“kamu mau begituan yah??”Tanyanya yg membuatku jiper
“Ehm…Kok kamu nanya gitu c??”Jawabku dengan nada ketus
“aku juga mau begituan…abis kata orang” klo begituan nikmatnya setengah mati Fred…!”Jawabnya yang membuatku sedikit bergairah..
“Hus…!”Jwbku dengan nada tinggi
Tapi dia menghiraukan perkataanku dia malah meremas kontolku yang sedang berdiri tegak lurus
Tanpa basa-basi..kuajak dia ke kamarku…tapi teman”ku menanyakan kami mau berbuat apa…
“Hey…mau ngapain lo???”tanya temenku…
“Tau lah anak muda yang lagi bergairah mau ngapain”Jawabku yang sudah ngaco oleh gairah yang timbul begitu cepat…
Mereka semua terdiam…dan aku dan Titan langsung masuk ke kamar…
Dikamar Titan langsung cepat membuka pakaiannya…Dan terlihat 3 Gundukan kenikmatan…
Buah dada yang cukup besar,bisa digolongkan di ukuran 34 lah…dan gundukan bawahnya itu yang membuat ku semakin nafsu..
tanpa ******** ku gerayangin semua bagian tubuhnya…
sambilku mencium bibirnya yang manis,tanganku meremas” buah dada yang cukup besar itu..Titan sedikit merintih menahan remasanku yang cukup kuad di putingnya yang masih berwarna pink itu..Setelah 30 menit berkecimpuk dengan bibir dan buah dadanya..kini giliran memeknya yang dari tadi kuperhatikan… saat kujelajahi hutan belantara itu… semerbak harum mewangi menghiasi pikiranku… wuih…baru pertama kali gw nyium bau kek gini pikirku..
kujilati semua bagian vaginanya…gw iseng untuk gigit tuh vagina karena sangking gemesnya pengen masukin… saat gw gigit(tapi gk kenceng” amad)
Titan menjerit n ngomong ke gw
“Fredy….saaaa..kkkkki…ttt!!”rintihnya
“Oh,,,maaf tan…abis gemes c liad memek kamu…!”Jawabku
Dia hanya tersenyum kearahku.. selang beberapa menit…
“Tan..kumasukin yah…??”tanyaku sangking bergejolaknya gairah didadaku..
“Ya udah…Tapi kalau aku sakit..kamu keluarin yah…maklum baru pertama aku beginian..!”jawabnya
“Ok…kalau sakit teriak aja yah..biar semua kenikmatannya terasa…!”
Kubimbing pesawat tempurku ke arah liang vaginanya…
Wuihh…masih sempit boo..pikirku
saat kutekan lebih dalam lagi… Titan menjerit…”aaaww…sakit”katanya
Aduh ganggu aja d..pikirku…kumundurkan lagi penisku…setelah titan sudah merasa nyaman lagi…kutekan lagi penisku…..tapi…ada penghalang..aku sedikit bingung..kok ada penghalang kek gini…mungkin ini selaput daranya pikirku… kutekan lebih kencang lagi penisku…bless…. tembus juga ini penghalang pikirku…tapi Titan menjerit keras “aaaaaaah……… sakit” teriakannya cukup keras dan titan tergeletak di kasur tak berdaya….
Aku sedikit kasihan melihat Titan yang sangat tak berdaya di kasur…tapi mau berbuat apalagi..sudah tanggung masuk…masa aku keluarkan lagi..pikirku..
kugenjot lagi dan semakin lama semakin kencang…setelah tenaga Titan pulih sekarang gantian Titan yang menggoyangku…tapi enggk tau kenapa..goyangan Titan membuatku ingin mencapai puncaknya….
“Tan…ahhh….hh……aku….ma…u…a.h…….k e…luar..aahh…”kataku
“Cee….p…e.t…..t.t.ttt k…e…lllluar….in….ah……h……ta..pi…j ang..an…… di ….dalam,…….takutt….ham….il…ah…..”Jaw abnya dengan terpotong…
kutarik penisku dan kumuntahkan cairan kenikmatan itu di muka Titan…dan titan menyedot habis spermaku itu…
Setelah sperma ku keluar….kugerayangi bagian tubuhnya dan kujilati memeknya….
“Fre…d….ah……ah….ah…aku…..ma…u…ke ….lllluar..”kata Titan kepadaku
Saat titan sdh mengeluarkan air maninya…giliranku menyedot habis cairan itu… wuih..rasanya membuatku nafsu lagi…tapi…saat ingin menyalurkan nafsuku..Titan keburu Tidur keletihan terlebih dahulu…dan aku pun sedikit kecewa karena tak bisa berbuat lagi dan 1 hal yang paling membuatku kecewa ialah karena aku terlebih dahulu ejakulasi dan itu membuatku malu…
Keesokan paginya..kami semua pulang ke rumah masing”
Dan Titan kuantar pulang kerumahnya..dan sebelum masuk ke rumah ku cium dia dan kuremas dadanya…tapi Titan membalasnya dengan meremas kemaluan ku…Dan kamipun pulang…
Setelah kejadian itu..kami tidak terlalu sering melakukannya..karena saya takut Titan hamill..dan terpaksa saya harus mengawininya diusia muda..

-TamaT-

Sabtu, 20 Juni 2009

Tiga Malam Yang Indah

Aku adalah pendatang baru di 17Tahun. Dan yang aku ceritakan dibawah ini adalah True Storyku dengan mantan pacarku.

Saat itu aku masih duduk di kelas 1 SMA di salah satu SMA swasta di kotaku. Hari pertama masuk SMA, aku sangat Percaya diri karena badanku yang dulunya gemuk akibat aku sakit lever selama sebulan menjadi langsing. Dan tentunya dengan ini aku semakin percaya diri. Ditambah lagi wajahku yang memang menawan. Bisa membuat pria mudah jatuh hati.

Pertama masuk, aku sudah mengenal hampir setengah kelas karena memang berasal dari SMP yang sama. Di belakang tempat dudukku ada segerombolan cowok. Diantaranya ada seorang cowok Yang lumayan tampan, putih dan menarik. Sering kali aku merasa dia sering memperhatikanku secara diam-diam.

Setiap hari aku berangkat dan pulang sekolah naik angkutan umum. Sampai suatu hari, seusai pelajaran tiba-tiba Tom mendekatiku. Dia menawarkan untuk mengantarku pulang. Kupikir dari pada naik kendaraan umum akhirnya aku setuju saja dia mengantarku. Ternyata dia juga sudah membawakanku helm. Hari itu sehabis mengantarku pulang tiba-tiba cuaca berubah jadi mendung dan hujan. Aku pun menyuruh dia masuk ke rumah sambil menunggu hujan reda. Sejak hari itu kamipun jadi dekat. Setiap hari dia mengantar jemput aku walaupun sebenarnya rumahnya sangat jauh dari tempat tinggalku.

Pada hari Valentine karena kami sama-sama tidak mempunyai pasangan, dia menawariku untuk keluar nanti malam. Aku pun setuju. Pulang sekolah aku siap-siap, aku cuci rambut dan blow layaknya orang yang mau pergi berkencan, kupilih baju yang kuanggap paling oke. Kira-kira jam 16:00 dia datang menjemputku. Lalu kita berangkat ke bioskop. Dan aku benar-benar tidak menduga ternyata di dalam bioskop dia menyatakan perasaannya kepadaku. Bagaikan di sambar geledek, aku pun mengangguk. Karena memang selama ini diam-diam aku telah merasa sayang padanya.

Hubungan kami berlanjut terus sampai 2 bulan kemudian kita bertengkar hebat sekali. Lalu keesokan harinya dia meminta maaf padaku. Karena sekolah kami libur selama semingu, kami pun merencanakan untuk menginap di luar kota. Kemudian aku minta ijin kepada orang rumah karena yang ada di rumah hanya nenekku, aku pun bilang padanya akan ke luar kota selama 4 hari dengan teman-teman. Tentunya itu hanya alasan supaya aku bisa pergi. Sesuai waktu yang di janjikan aku menunggu Tom di rumah sahabatku. Kemudian kami pun berangkat ke luar kota di daerah pegunungan.

Sesampainya di sana kami mencari penginapan yang sesuai lalu check in. Ruangan yang kami tempati tidak terlalu besar namun terlihat sangat nyaman. Disana ada sebuah ranjang berukuran king size yang di sisi kanan kirinya terdapat meja kecil dan lampu. Lalu ada satu set sofa dan meja. Disisi yang lain ada televisi lengkap dengan VCD playernya. Sementara di kamar mandinya dilengkapi dengan bed tub dan shower. Walaupun tidak begitu bagus namun lumayan enak tempat tersebut.

Karena kurasa seluruh tubuhku tidak fresh aku pun pergi mandi. Sementara Tom masih keluar untuk membelikan majalah dan camilan. Aku Mandi dengan air hangat dan berendam sesaat. Setelah selesai aku mengenakan lingerie warna merah menyala yang sengaja kubeli sebelumnya. Warnanya yang merah sangat kontras dengan kulitku yang kuning pasti akan membuat siapa saja yang melihatku terangsang. Kemudian kupakai Kimono kamar mandi dari hotel tempat kami menginap. Dan aku berbaring di ranjang sambil nonton TV.

Tak lama kemudian Tom kembali. Setelah meletakkan belanjaan dia pun pergi mandi. Sengaja kumatikan lampu kamar kemudian lampu baca di meja kunyalakan remang-remang. Suasana ini benar-benar romantis, kimono pun kubuka dan kulempar begitu saja. Kemudian kutata bantal dan guling di ranjang sedemikian rupa sehingga aku bisa bersandar dengan enak. Kuusap-usap tubuhku sambil memperhatikan lingerie yang baru pertama kali kupakai.

Tak lama kemudian Tom keluar dari kamar mandi sambil melilitkan handuk di pinggangnya. Dia pun tercengang melihatku, kemudian sambil tersenyum dia berkata, “Kamu benar benar sexy sayang..” Diapun mendekatiku sampai di bibir ranjang, aku pun berdiri dengan bertumpu pada kedua lututku. Kubelai rambut Tom yang baru setengah kering, kuciumi wangi rambutnya. Kemudian ciumanku pun turun, hidungnya kukecup, bibirnya kukecup dan kulumat dengan mesra. Dia melingkarkan tangannya di pinggangku sambil sesekali mengusap punggungku. Kurasakan ciuman Tom makin hebat, lidah kami saling berpagutan, kurasakan bibirnya perlahan namun pasti turun menjelajahi leherku yang membuat jantungku makin keras berdetak. Sementara tangannya yang lain mengusap-usap buah dadaku yang kelihatan hampir tidak muat di dalam lingerie yang kupakai karena ukurannya memang besar, 36C.

Kurasakan lidah Tom turun dari leher menyusuri dadaku kemudian tangannya menurunkan lingerie-ku di bagian dada yang menyebabkan tersembullah dua bukit indahku. Matanya tak pernah lepas dari dadaku sambil dia berkata, “Oh buah dadamu memang indah sayang.. aku tak pernah sanggup menahan diriku bila melihatnya..” Aku pun hanya tersenyum sambil mataku mengerling nakal, yang membuatnya makin tidak tahan. Dia meremas-remas dengan mesra buah dadaku sambil dipilin-pilin putingnya. Kemudian dia jilati bergantian sambil dikulumnya. Kulihat benar-benar tidak muat buah dadaku dalam genggamannya. Ya inilah salah satu kebanggaan diriku, keindahan yang kumiliki. Aku pun mengerang, “Aaacchh.. Tom.. kau pandai sekali menghisapnya.. aacchh..” tanpa kusadari tanganku sudah membuka handuk yang dipakai Tom yang kubiarkan jatuh begitu saja. Dan dapat kulihat jelas kejantanannya yang panjang dan besar telah berdiri dengan tegak seolah-olah menantangku. Memang kuakui batang kejantanan Tom sangat besar, panjangnya mungkin hampir 19 cm, dan hal inilah yang mungkin membuatku selalu ketagihan untuk bermain seks dengannya.

Kuusap-usap kepala kemaluannya, kurasakan ada lendir kenikmatan telah membasahi kepala kejantanannya yang membuatku makin terangsang. Kutundukkan kepalaku lalu kujilat-jilat kepala kemaluannya lalu seluruh batangnya kujilat sambil kuusap-usap. Kemudian kudorong tubuh Tom sampai dia terduduk di sofa, lalu aku berjongkok di depannya, kujilati terus batang kejantanannya kemudian kumasukkan seluruhnya ke dalam mulutku sambil lidahku berputar-putar di dalamnya. Kontan saja Tom mengerang, “Aahcchh.. sayaangg.. nikmatt sekalii..” Aku merasakan batang kejantanannya semakin tegang, urat-uratnya mulai menonjol keluar tentu saja aku semakin bergairah melihatnya.

Aku mulai mengeluar-masukkan batang kejantanan Tom, makin lama gerakanku makin cepat sambil kugenggam dan kuputar-putar. Dia mengerang lagi, “Sayaang.. kamuu benar-benar hebat.. aacchh..” Aku tak menghiraukannya, kukocok batang kejantanannya makin lama makin cepat kemudian kuhisap-hisap, kurasakan tubuh Tom menegang, “Aku mau keluaarr saayy.. akuu nggaak tahann..” Makin kupercepat kocokan tanganku, kemudian kuhisap kuat-kuat batang kejantanannya dan.., “Creett.. ccrereett..” Kurasakan air mani Tom memenuhi mulutku, langsung kutelan sambil tetap kujilat batang kejantanannya kemudian kujilati seluruh permukaan bibirku sambil kuremas-remas buah dadaku, kulihat Tom lemas sesaat..

Saat aku sedang asyik meremas-remas buah dadaku sendiri, sambil kulirik dia dengan pandangn sayu dan sexy. Tiba-tiba Tom mengangkat tubuhku dan membaringkannya di ranjang. Dia mengulum buah dadaku sambil dihisapnya kemudian perlahan ciumannya turun mencium lingerie di bagian perutku sambil tangannya merambat ke bagian kemaluanku dan mengusap-usap klitorisku yang rasanya sudah membesar. Aku menggeliat sambil engerang, “Aacchh.. Tom.. nikmat..”

Kemudian dia berdiri dengan berlutut di ranjang, dia lepaskan celana dalam merahku yang sangat sexy itu. Dia usap-usap klitorisku yang memang bersih dari rambut-rambut. Kemudian pelan namun pasti dia jilat klitorisku sambil jari tengahnya dia masukkan ke liang kewanitaanku. Benar-benar nikmat kurasakan, kugigit bibirku sambil tanganku tak henti-hentinya memilin putingku sambil sesekali kujilati buah dadaku sendiri. Karena buah dadaku besar, aku tidak kesulitan untuk menjilatinya. Sementara Tom sedang sibuk di bawah sana, membuatku menggelinjang-gelinjang kenikmatan. Aku pun tak sabar lagi, aku berkata pada Tom, “Ayo.. Tomm.. masukkan pelermu.. aku.. akuu..” rupanya Tom telah paham maksudku, sebelum aku menyelesaikan kalimatku.. tiba-tiba.., “Slepp..” aku memekik, “Aaacchh.. yeeahh..” sambil menahan nikmat yang luar biasa kudapat. Belum sampai selesai kurasakan nikmat, Tom sudah menggoyangkan batang kejantanannya keluar masuk dari liang senggamaku dengan sangat cepat, rupanya dia masih ingat seperti itulah favoritku. Aku memang suka digoyang sangat cepat dari pertama sehingga rasanya luar biasa nikmatnya.

Goyangan Tom pun makin cepat. Kurasakan batang kejantanannya sangat keras menghujam di dalam liang kewanitaanku. Aku pun hanya bisa memekik, “Tomm.. aachh.. nikmat sekali sayangg.. pelermu emmang nikmat..” Tom pun tak bereaksi mengurangi goyangannya, makin lama makin cepat dia bergoyang sampai aku berkata, “Tomm.. aku mau keluarr sayaangg.. akuu nggak tahann..” dia pun berkata, “Kita sama-sama sayaang..” batang kejantanan Tom makin cepat ritmenya. Kemudian kurasakan nikmat yang luar biasa, tubuhku menegang, melengkung hingga bagian dadaku terbusungkan, “Aaacchh.. Tomm.. aku keluarr..” Kurasakan liang kewanitaanku sangat hangat. Tiba-tiba Tom menghentikan goyangannya dan tubuhnya menegang juga, “Aachh.. akuu juga sayang..” dan, “Creett.. crett..” Air mani Tom kurasakan menyemprot dinding rahimku, terasa sangat hangat, mengalir perlahan di dalam liang kewanitaanku. Kemudian kami berdua tergeletak sambil dia terus menciumiku dan membisikkan kata-kata cintanya, diusap-usapnya rambutku yang membuatku ketiduran sejenak.

Ketika aku terbangun, aku langsung menuju kamar mandi untuk berbilas. Kuisi bed tub dengan air panas sampai penuh kemudian kumasukkan aroma parfume kesukaanku dengan sedikit minyak lalu aku berendam di dalamnya, benar-benar nikmat. Aku hampir ketiduran ketika kurasakan ada jari-jari halus membelai dan mengusap rambutku. Kubuka mataku, kulihat Tom sedang berjongkok di sana, masih dalam keadaan telanjang bulat. Kulihat senyumannya yang mesra. Kemudian dia mencium keningku, terus menyusur hidungku hingga akhirnya kami berciuman lagi. Tangannya mengusap-usap buah dadaku, membuat birahiku bangkit kembali. Kemudian kuusap-usap batang kejantanannya yang memang sejak dia berjongkok telah tegak berdiri.

Dia masuk ke bed tub, aku pun menggeser badanku hingga aku terduduk di tepi bed tub. Kemudian dia naikkan pahaku sampai posisiku mengangkang, kutarik batang kejantanannya sampai menyentuh kemaluanku lalu kuusap-usapkan di klitorisku. Aku menggelinjang kenikmatan. Perlahan aku masukkan kepala kejantanannya di depan liang senggamaku dan Tom mendorong pantatnya yang otomatis menyodokkan batang kejantanannya ke liang kewanitaanku. “Aaachh.. kamu nakal Tomm..” erangku. Kemudian bibir kami saling berciuman dengan ganasnya, saling lumat dan saling memagut. Sementara itu kurasakan gerakan Tom sudah makin cepat dan cepat, dia naikkan kaki kiriku ke bahunya sambil setengah melingkar ke lehernya. Dia gerakkan memutar pantatnya, kuremas-remas buah dadanya sambil kami terus berciuman. Tiba-tiba dia melepas ciumannya dan.., “Aaacchh.. sayaang..” dia memekik sambil memeluk erat tubuhku. Kurasakan kebali air maninya membasahi dinding rahimku. Kemudian kucium dia dengan mesra sambil kubelai-belai. Setelah istirahat sebentar, kami mandi bersama. Aku menyabuni dia dan dia menyabuniku bergantian. Kemudian kami memesan sate yang biasa mangkal di depan hotel tersebut.

Selesai makan kami nonton VCD yang memang sudah disediakan di sana. Waktu kami nonton blue film, kembali nafsu kami bangkit dan kami pun melakukan seperti yang ada di film. Seharian kami bisa bermain sampai Tom mencapai 7 kali orgasme dan aku sudah tak terkira lagi berapa kali orgasme. Ini kami lakukan selama 4 hari 3 malam. Benar-benar seperti orang yang sedang berbulan madu. Sampai pada akhirnya kami harus kembali ke kota kami. Aku dan Tom begitu bahagia. Meskipun kami sekarang sudah tidak bersama lagi. Kuharap jika kamu membaca ini kamu pasti tahu ini kisah kita Tom dan aku ingin kamu tahu bahwa aku tak pernah melupakan kenangan tentang kita

Kamis, 18 Juni 2009

Anak SMA yang Nakal

Namaku adalah Andi (bukan nama yang sebenarnya), dan aku kuliah di salah satu universitas swasta di Bandung. Aku berasal dari luar daerah dan aku tinggal di kost. Aku pun termasuk orang yang berada, serta sangat menjalankan keagamaan yang kuat. Apalagi untuk mencoba narkoba atau segala macam, tidak deh.

Kejadian ini bermula pada waktu kira-kira 4 bulan yang lalu. Tepatnya hari itu hari Selasa kira-kira jam 14:12, aku sendiri bingung hari itu beda sekali, karena hari itu terlihat mendung tapi tidak hujan-hujan. Teman satu kostan-ku mengatakan kepadaku bahwa nanti temanya anak SMU akan datang ke kost ini, kebetulan temanku itu anak sekolahan juga dan hanya dia yang anak SMU di kost tersebut.

Setelah lama menunggu akhirnya orang yang ditunggu datang juga, kemudian temanku langsung mengajaknya ke tempat kamarku yang berada di lantai atas. Akhirnya aku dikenali sama perempuan tersebut, sebut saja namanya Ria. Lama-lama kami ngobrol akhirnya baru aku sadari bahwahari menjelang sore. Kami bertiga bersama dengan temanku nonton TV yang ada di kamarku. Lama-lama kemudian temanku pamitan mau pergi ke tempat temannya, katanya sih ada tugas.

Akhirnya singkat cerita kami berdua di tinggal berdua dengan Ria. Aku memang tergolong cowok yang keren, Tinggi 175 cm, dengan berat badan 62 kg, rambut gelombang tampang yang benar-benar cute, kata teman-teman sih. Ria hanya menatapku tanpa berkedip, akhirnya dia memberanikan diri untuk menggelitikku dan aku tidak tahu darimana dia mengetahui kelemahanku yang sangatvital itu kontan saja aku langsung kaget dan balik membalas serangan Ria yang terus menerus menggelitikiku. Lama kami bercanda-canda dan sambil tertawa, dan kemudian diam sejenak seperti ada yang lewat kami saling berpandang, kemudian tanpa kusadari Ria mencium bibirku dan aku hanya diam kaget bercampur bingung.

Akhirnya dilepaskannya lagi ciumannya yang ada di bibirku, aku pun heran kenapa sih nih anak? pikirku dalam hati. Ria pun kembali tidur-tiduran di kasur dan sambil menatapku dengan mata yang uih… entah aku tidak tahu mata itu seolah-olah ingin menerkamku. Akhirnya dia melumat kembali bibirku dan kali ini kubalas lumatan bibirnya dengan hisapan-hisapan kecil di bibir bawah dan atasnya. Lama kami berciuman dan terus tanpa kusadari pintu kamar belum tertutup, Ria pun memintaku agar menutup pintu kamarku, entah angin apa aku hanya nurut saja tanpa banyak protes untuk membantah kata-katanya.

Setelah aku menutup pintu kamar kost-ku Ria langsung memelukku dari belakang dan mencumbuku habis-habisan. Kemudian kurebahkan Ria di kasur dan kami saling berciuman mesra, aku memberanikan diri untuk menyentuh buah dadanya Ria yang kira-kira berukuran berapa ya…? 34 kali, aku tidak tahu jelas tapi sepertinya begitu deh, karena baru kali ini aku menuruni BH cewek. Dia mengenakan tengtop dan memakai sweater kecil berwarna hitam. Aku menurunkan tengtop-nya tanpa membuka kutangnya. Kulihat buah dada tersebut… uih sepertinya empuk benar, biasanya aku paling-paling lihat di BF dan sekarang itu benar-benar terjadi di depan mataku saat ini.

Tanpa pikir panjang, kusedot saja buah dada Ria yang kanan dan yang kirinya aku pelintir-pelintir seperti mencari gelombang radio. Ria hanya mendesah, “Aaahhh… aaahhh… uuhhh…”Aku tidak menghiraukan gelagat Ria yang sepertinya benar-benar sedang bernafsu tinggi. Kemudian aku pun kepingin membuka tali BH tengtop-nya. Kusuruh Ria untuk jongkok dan kemudian baru aku melihat ke belakang Ria, untuk mencari resliting kutangnya. Akhirnya ketemu juga dan gundukan payudara tersebut lebih mencuat lagi karena Ria yang baru duduk di bangku SMU kelas 2 dengan paras yang aduhai sehingga pergumulan ini bisa terjadi. Dengan rakusnya kembali kulumat dada Ria yang tampak kembali mengeras, perlahan-lahan ciumanku pun turun ke bawah ke perut Ria dan aku melihat celana hitam Ria yang belum terbuka dan dia hanya telanjang dada.

Aku memberanikan diri untuk menurunkan celana panjang Ria, dan Ria pun membantu dengan mengangkat kedua pinggulnya. Ria pun tertawa dan berkata, “Hayo tidak bisa dibuka, soalnya Ria mempunyai celana pendek yang berwarna hitam satu lagi…” ejek Ria sambil tersenyum girang.Aku pun dengan cueknya menurunkanya kembali celana tersebut, dan kali ini barulah kelihatan celana dalam yang berwarna cream dan dipinggir-pinggirnya seperti ada motif bunga-bunga, aku pun menurunkanya kembali celana dalam milik Ria dan tampaklah kali ini Ria dalam keadaanbugil tanpa mengenakan apapun. Barulah aku melihat pemandangan yang benar-benar terjadi karena selama ini aku hanya berani berilusi dan nonton tidak pernah berbuat yang sebenarnya.

Aku pandangi dengan seksama kemaluan Ria dengan seksama yang sudah ditumbuhi bebuluan yang kira-kira panjangnya hanya 2 cm tapi sedikit, ingin rasanya mencium dan mengetahui aroma kemaluan Ria. Aku pun mencoba mencium perut Ria dan pusarnya perlahan tapi pasti, ketika hampir mengenai sasaran kemaluannya Ria pun menghindari dan mengatakan, “Jangan dicium memeknya akh.. geliii…” Ria mengatakan sambil menutup rapat kedua selangkangannya.

Yah, mau bagaimana lagi, langsung saja kutindih Ria, kucium-cium sambil tangan kiriku memegang kemaluan Ria dan berusaha memasukkanya ke dalam selangkangan Ria. Eh, Ria berontak iiihhh… ge.. li..” ujar Ria. Tahu-tahu Ria mendorong badanku dan terbaliklah keadaan sekarang, aku yang tadinya berada di atas kini berubah dan berganti aku yang berada di bawah, kuat sekali dorongan perempuan yang berbobot kira-kira 45 kg dengan tinggi 160 cm ini, pikirku dalam hati. “Eh… buka dong bajunya! masak sih Ria doang yang bugil Andinya tidak…?” ujar Ria sambil mencopotkanbaju kaos yang kukenakan dan aku lagi-lagi hanya diam dan menuruti apa yang Ria inginkan.

Setelah membuka baju kaosku, tangan kanan Ria masuk ke dalam celana pendekku dan bibirnya sambil melumat bibirku. Gila pikirku dalam hati, nih cewek kayaknya sdah berpengalaman dan dia lebih berpengalaman dariku. Perlahan-lahan Ria mulai menurunkan celana pendekku dan muncullah kemaluanku yang besarnya minta ampun (kira-kira 22 cm). Dan Ria berdecak kagum dengan kejantananku, tanpa basa-basi Ria memegangnya dan membimbingnya untuk masuk ke dalam liang senggama miliknya Ria, langsung saja kutepis dan tidak jadi barang tersebut masuk ke lubang kemaluan Ria. “Eh, jangan dong kalau buat yang satu ini, soalnya gue belum pernah ngelakuinnya…” ujarku polos. “Ngapain kita udah bugil gini kalau kita tidak ngapa-ngapain, mendingan tadi kita tidak usah buka pakaian segala,” ujar Ria dengan nada tinggi.

Akhirnya aku diam dan aku hanya menempelkan kemaluanku di permukaan kemaluan Ria tanpa memasukkanya. “Begini aja ya…?” ujarku dengan nada polos. Ria hanya mengangguk dan begitu terasanya kemaluanku bergesek di bibir kemaluan Ria tanpa dimasukkan ke dalam lubang vaginanya milik Ria, aku hanya memegang kedua buah pantat Ria yang montok dan secara sembunyi-sembunyiaku menyentuh bibir kemaluan Ria, lama kami hanya bergesekan dan tanpa kusadari akhirnya kemaluanku masuk di dalam kemaluan Ria dan Ria terus-terusan menggoyang pantatnya naik-turun.Aku kaget dan bercampur dengan ketakutan yang luar bisa, karena keperawanan dalam hal ML yang aku jaga selama ini akhirnya hilang gara-gara anak SMU. Padahal sebelum-sebelumnya sudah ada yang mau menawari juga dan dia masih perawan lebih cantik lagi aku tolak dan sekarang hanya dengan anak SMU perjakaku hilang.

Lama aku berpikir dan sedangkan Ria hanya naik-turun menggoyangkan pentatnya semenjak aku melamun tadi, mungkin dia tersenyum puas melihat apa yang baru dia lakukan terhadapku. Yach, kepalang tanggung sudah masuk, lagi nasi sudah jadi bubur akhirnya kugenjot juga pantatku naik-turun secara berlawanan dengan yang dilakukan Ria, dan bunyilah suara yang memecahkan keheningan, “Cplok.. cplok… cplok…” Ria mendesah kenikmatan karena kocokanku yang kuat dilubang vaginanya. Lama kami berada di posisi tersebut, yaitu aku di bawah dan dia di atas.akhirnya aku mencoba mendesak Ria agar dia mau mengganti posisi, tapi dorongan tangannya yang kuat membatalkan niatku, tapi masa sih aku kalah sama cewek, pikirku. Kudorong ia dengan sekuat tenagaku dan akhirnya kami berada di posisi duduk dan kemaluanku tetap berdiri kokoh tanpa dilepas. Ria tanpa diperintah menggerakkan sendiri pantatnya, dan memang enak yah gituan, pikirku dalam hati. Tapi sayang tidak perawan.

Akhirnya kudorong lagi Ria agar dia tiduran telentang dan aku ingin sekali melihat kemaluanku yang besar membelah selangkangan kemaluan Ria, makanya aku sambil memegang batang kemaluanku menempelkannya di lubang kemaluan Ria dan “Bless…” amblaslah semuanya. Kutekan dengan semangat “45″ tentunya karena nasi sudah hancur. Kepalang tanggung biarlah kuterima dosa ini, pikirku. Dengan ganasnya dan cepat kuhentakkan kemaluanku keras-keras di lubang kemaluan Ria dan kembali bunyi itu menerawang di ruangan tersebut karena ternyata lubang kemaluan Ria telah banjir dengan air pelumasnya disana, aku tidak tahu pasti apakah itu spermanya Ria, apakah hanya pelumasnya saja? dan Ria berkata,
“Loe.. udah keluar ya…?” ujarnya.
“Sembarangan gue belom keluar dari tadi..?” ujarku dengan nada ketus.
Karena kupikir dia mengejekku karena mentang-mentang aku baru pertama kali beginian seenaknya saja dia menyangka aku keluar duluan. Akhirnya lama aku mencumbui Ria dan aku ingin segera mencapai puncaknya.

Dengan cepat kukeluarkan kemaluanku dari lubang kemaluannya dan kukeluarkan spermaku yang ada diperutnya Ria, karena aku takut kalau aku keluarkan di dalam vaginanya aku pikir dia akan hamil,kan berabe. Aku baru sekali gituan sama orang yang yang tidak perawan malah disuruh tanggung jawab lagi. Gimana kuliahku! Ria tersenyum dengan puas atas kemenangannya menggodaku untuk berbuat tidak senonoh terhadapnya. Huu, dasar nasib, dan semenjak saat itu aku sudah mulai menghilangkan kebiasaaan burukku yaitu onani, dan aku tidak mau lagi mengulang perbuatan tersebut karena sebenarnya aku hanya mau menyerahkannya untuk istriku seorang. Aku baru berusia 21 tahun saat ini. Aku nantikan keritik dan saran dengan apa yang terjadi denganku saat inidan itu membuatku shock.

TAMAT

Selasa, 16 Juni 2009

Lisya...ohhh..Lisya...Nikmatnya Keperawanan

Perkenalkan aku Deni (Nama Samaran) Sebut saja begitu…aku saat ini berumur 19tahun..kejadian ini terjadi sekitar aku berumur 17tahun…Lisya saat itu baru berumur 16tahun?? Lisya sekolah di salah satu sekolah swasta di bekasi dan dia adalah salah satu bintang kelas dan dia bisa dibilang (anak mami) kecantikannya menggoda sekali sehingga byk laki-laki yg ingin menjadi pacarnya…bisa dibilang lisya adalah PRIMADONA-nya sekolah itu??? aku pertama kali mengenal lisya pada saat aku sedang bermain BILLYARD di salah satu mall di jakarta utara (klp.Gading mall)..??? waktu itu aku ingin berkenalan dengannya tetapi aku sedikit malu2 soalnya cewe yg satu ini bnr2 cantik dan lain dgn yg aku liat dari biasanya…..lisya seorang cewe chinese,kulit putih,tinggi 161cm dan ukuran dada 34A bisa dibilang lumayan tuk ukuran remaja yg baru berumur 16tahun???

Aku akhirnya berkenalan dgn lisya walau aku malu2 setengah mati takut ditolak eh ga taunya aku berhasil berkenalan dgnnya..??
“Hai..boleh kenalan ga cewe” sapaku dgn sedikit percaya diri..
“Siapa yahhh???” Jawab lisya
“Saya deni?boleh kenalan ga kamu siapa”
“Boleh kok emank siapa yg ngelarang…Aku lisya”
“sekolah dimana??tanyaku sedikit basa-basi”
“Ada deh” Katanya sedikit manja
Akhirnya kami ngobrol panjang dan aku sedikit berani menannyakan nomor teleponnya??

Malamnya aku mencoba menelepon lisya dan pada saat itu lisya mengangkat teleponku
“Halo ini lisya ya” sapaku
“iya..ni sapa ya” lisya menjawab
“ini aku deni yg td siang berkenalan dgn km sya” kataku
“oh….iya?? ada apa den ”
“engga aku cuma pgn ngobrol aja sya…ganggu ga”
“engga ganggu kok den…biasa aja sm lisya yah”
aku mulai membuka topik pembicaraan mskpn sedikit canggung dan tidak tahu apa yg ingin aku bicarakan..aku mulai memberanikan diri dgn menannyakan ttg kehidupan dia??

“Lisya udah punya pacar” tanyaku..
“belum den..dulu lisya punya pacar tapi lisya udah putus” jawabnya
“lho putus gara2 apa sya”
“udah bosen aja” jawab lisya polos….
“lisya bsk aku pgn ketemuan sm kamu bisa ga” pintaku
“boleh kok den..mau ketemuan dimana”
“di MKG aja sya mau?? ” tanyaku
“boleh jam 3 sore yah pas lisya pulang sekolah ” jawabnya
“ok…selamat mlm sya”jawabku smbl menutup pembicaraan

Besoknya jam 3 sesuai kesepakatan kami bertemu di MKG..lisya berdandan sexy sekali pada saay itu dgn baju yg teramat sangat menggoda..ingin sekali aku menyetubuhinya tetapi aku msh perjaka..tidak tahu caranya bagaimana ML??kami ngobrol panjang lebar sampai jam 6sore sambil makan2….tak terasa pada saat mau mengantarkan lisya pulang…hujan turun deras sehingga aku menetap di mobilku????aku bertanya pada lisya…. ” mau es krim ga say ” aku memanggil dia dgn sapaan ” say ” eh ternyata dia jg balik meresponseku dgn perkataan ” mau donk say “….wkt itu cuaca saat itu saat mendukung sekali…cuaca hujan gerimis dan pada saat itu kami berdua di mobil..aku membelokkan mobilku ke parkiran mobil…lisya bertanya ” ngapain kita ke parkiran say..”…??? ” gpp kok say…aku cape aja “….???? aku mulai memandangi buah dada lisya yg pada saat itu menggoda sekali…ingin sekali aku menjilati puting susunya itu??

Lisya melihatku dan ia berkata ” Ikhhh..deni nakal liat2 perabotan lisya….bayar tauuuu???masa liat gratis tp ga bayar ” ucapnya manja…?? aku hanya bs tertawa dan dalam hatiku aku ingin sekali mengecup bibirnya…aku mulai memberanikan diri tuk mencium mulutnya walaupun lisya menolak tapi aku terus memaksa dan pada akhirnya dia tidak bs mencegah aku tuk menciummnya….aku melumat bibirnya dgn sangat lembut dan tak disangka lisya membalas ciumanku dgn ganasnya….lisya bertanya kepadaku??? “deni udah pernah ML blm “…..?? “belum” jawabku….???? ” Lisya jg msh perawan den..lisya ga tau bgmna caranya ML “..???serasa sudah mendapatkan lampu hijau dari lisya..aku mulai memberanikan diri tuk membuka pakaiannya…lisya malah memberikan posisi tuk memudahkan aku membuka pakaiannya….pada saat pakaiannya aku buka..aku membuka bra nya yg warna hitam itu….WOW dada lisya yg berukuran 34A langsung aku kulum dan lisya berteriak kecil ” Aaachh…geli den???jgn cuma 1 doank donk say..sebelahnya juga donk say” aku mulai menjilati puting susu bagian sebelahnya….lisya yg merasa bergairah mulai membuka pakaian dan celanaku….aku pun jg membuka celananya dan kami berdua pun dalam keadaan telanjang bulat di dalam mobil….dan pada saat itu tmpt parkir sdg mendukung..tidak ada 1orangpun yg melihat kami…..

” Kulum kontolku donk say ” pintaku
” lisya ga pernah ngelakuin ini 1x pun den ” jawabnya
” aku jg blm pernah melakukannya sya..jadi kita sama kan ” kataku
” iya sya coba deh ” jawabny
lisya mulai mengemut kontolku dan dia merasa enjoy mengemut kontolku yg berukuran 15cm….aku jg mengelus bibir vaginanya dgn tanganku…dia mengerang “emh..ehm..ehm” tanda dia mulai mereaksi sentuhan tanganku…aku yg tidak tahan dgn vaginanya,aku mulai membaringkannya dan aku langsung menjilati vaginannya… ” ouchh..nikmat bgt say,terusssss….achh..achh ” lisya mendesah dan aku terus menjilati klitorisnya dan pada akhirnya dia mendesah tidak karuan ” aahhhh…achhhhhh den akuuu keluarrrr…achhh,,,??? ntah keluarlah cairan putih dan baunya yg khas….lisya tak mau kalah..dia ingin mengulum kontolku…kami melakukan gaya 69 di jok mobil belakang….lisya mengemut kontolku dgn ganasya..di kocok2 dan diemut dgn ganasnya..maklum baru pertama kali kami melakukannya??? aku yg sudah tidak tahan…aku mulai menyuruhnya merebahkan diri dan mengangkat pahanya..sehingga tampaklah memek dari lisya yg merah dan menggoda itu…aku bicara pada lisya ??? ” aku masukin ya say ” tanyaku… ??? ” iya say tapi pelan2 yah..lisya msh perawan ”

aku mulai memasukan kontolku ke liang vaginanya pelan2…. sulit sekali memasukan kontolku ke liang vaginanya saking rapatnya….lisya berteriak ” ahhh…sakiiittt den ” aku yg tidak peduli krna sudah terlanjur nafsu..aku mulai melakukan gerakan maju-mundur dgn pelan2….lisya yg membalasnya dgn menjambak rambutku….aku terus melakukan genjotan terhadap memeknya yg sangat nikmat itu..?? ” ahhhh..sakittt den ” aku mulai agak cepat melakukan gerakan maju-mundur..lisya berteriak ” ahhhhhhhh ” aku mengeluarkan kontolku dari memeknya dan keluarlah darah segar membanjiri jok mobil belakangku…. ” say lanjut ga nih..aku blm apa2 tau ” tanyaku… ” iya say lanjut aja..lisya siap kok ” jawab lisya…?? aku mulai memasukan kontolku ke memek lisya lagi….lisya sangat menikmati tusukan2 kontolku ke liang vaginannya…. ” say…liss..ya kee…luarrr ” dan pada saat itu cairan putih itu kluar…ternyata dia orgasme …..cairan putih itu membanjiri kontolku yg nikmat dijepit oleh dinding2 memek lisya??kontolku msh berada di dalam memek lisya… ” km blm kluar say ” tanya lisya…?? ” blm say ” jawabku…

aku meneruskan tusukan2 ke memek lisya dan lisya terus mengerang….suara teriakan yg membuat aku tambah nafsu….. “aachh..achhh….achhhhh.achhhhhh..de…niiii km heee..batt sayyy… ” dan tiba2 lisya mengeluarkan lagi cairan putih..dia orgasme tuk yg kedua kalinya…..” km blm kluar2 juga say….cpt kluarin donk say udah mlm ” pintanya..?? ” ok say ” jawabku..???aku mulai mempercepat gerakanku…menggenjot memek lisya dgn sgt cepat…. ” acchh..achhh……achhhh…achhh ” lisya mendesah menikmati setiap tusukan2 kontolku yg blm pernah dia rasakan….aku yg hampir orgasme semakin mempercepat gerakan kontolku kluar masuk memek lisya…. ” sayyy….aku mau kluar nihhhhh ” ucapku…. ??? ” kluarin di luar ya say jgn didalem ” pinta lisya…aku akhirnya orgasme dan mengeluarkan spermaku ke dada lisya yg lumayan besar itu “ccroott….crootttt..crott….ccrrottt ” aku menumpahkan ke dadanya dan sebagian ke mukanya…. ” thx ya say…kejadian ini ga bkl aku lupain ” kata lisya….?? ” sama2 say..aku jg ga akan melupakan kejadian ini ” ??? akhirnya kami selesai ML dan kami memakai pakaian kami kembali…dan saatnya mengantarkan lisya pulang……kami sempat berciuman pada saat aku mengantar dia sampai dpn rumahnya..??
aku dan lisya tidak akan melupakan kejadian dimana aku melepas keperjakaanku dan dia memberikan keperawanannya…..kami tidak berhenti sampai disitu saja..kami melakukannya lagi di rumahnya pada saat rumahnya sepi….setidaknya aku dan lisya setiap akhir weekend diisi dgn ML…mskpn aku tidak ada hubungan apapun dgn lisya…meskipun aku sekarang sudah menetap di malang dan aku sudah mendapatkan beberapa pelajaran dari cewe2 yg ad disini tapi lisya telah memberikan pelajaran yg sgt berarti kepadaku….gud bye jakarta…I’m coming MALANG???thank you for LISYA……

- TAMAT -

Minggu, 14 Juni 2009

Bini Babe Guru

Setelah 2 thn keperdian ibu keluarga kami banyak berubah begitu pula aku, memang aku, anak yang tergolong bandel, suka keluar malam dan minum akohol walaupun hanya untuk fun. Kelas tiga pun mulai ku jalani, aku ingin membuat ayah bangga walau pun, ayah sayang ama kaka tari, jadi aku di nomer duakan, aku tau semua tentang ayah, dan kegiatan dia apa yang dia perbuat, umur ayah pun baru 47, apa lagi selama 1 thn ½ belakang ini setelah kepergian ibu. Ayah memeliki istri simpanan yang cukup cantik, di daerah yang cukup jauh dari rumah kami, malam itu kak tari ingin sekolah di luar negri,

Tari.. papa ingin bawa istri kedua papa.. apa kamu setuju dan kamu ji..
Apa maksud papa (jawab kakak tari)..
Iya papa mau bawa ke rumah ini
istri papa yang beda umur ama tari hanya 8 tahun itu..
Papa.. apa kata yang lain..
Kalau kamu ji gimana…
Papa itu semua urusan papa.. aku lagi kosen untuk di kelas tiga ini..
Kalian marah ama papa..
Menurut tari gini.. papa bawa istri papa tapi…
Tapi apa tar..
Tari mau sekolah di Australia kalau papa sangup, tari menyagupi..
Gimana ya tar itu jauh..
Menurut papa jauh liat anak tante irma si fany udah mau S2 di sana..
Kalau kamu ji.. terserah papa.. aku hanya ingin menjalakan perintah ibu..
Apa ji..
Aku harus lulus kelas tiga.. itu aja..
Gimana pa.. apa aku boleh kuliah disana..
Iya terserah kamu deh… asal kamu tinggal ama si fany papa ngak masalah..
Oke aku sangup… istri papa tinggal di rumah ini.. tapi setelah aku berangkat.
Kamu ngak masalah ji..
Masala aku, cuman satu aku mau jual mobil terus beli motor.. gimana pa..
Mobil belum 1 tahun udah mau kamu jual..
Pa aji ngak sangup perawatan dan kedua menghindari keluar malam..
Apa… (papa dan kakak tari terseduk kaget).

Selama 2 minggu ka tari mengurus semua persiapan aku semangkin rajin di kamar, dan sibibi pun pamit untuk pulang karena udah merasa tua, namun bibi mencari gantinya dari kampung di sumedang, malam pun papa datang kekamar ku ketika aku sedang memandang potho ibu.., tok tok..ji.. ji.. “iya papa ngak dikunci masuk” kamu knapa kok, “ah ngak papa, Cuma liat photo mami aja kok”, ya ji itu hidup, dimana kita harus bisa di tinggal dimana kita harus meninggalkan, “iya si papa”, ji kamu serius mau jual mobil, aji ngerti papa, kalau kak tari pergi ke luar negri pasti biaya akan banyak, maka dari itu aji mau mengurai biaya papa untuk sekolah aji, kamu seperti ibu seperti ibumu yang berpikiran selalu bijak, jadi kamu setuju kalau mama baru kamu datang, papa.. aji ngak jadi masalh tapi ingin rasanya aji di rumah sendiri untuk merenung selama 2 hari ini. Aku dan papa semangkin akrab.

Kak tari pun berangkat, aku merasakan rumah yang sunyi si bibi pulang untuk menjeput keponakanya yang butuh pekerjaan. 2 malam ku lalui papa pun datang, ji..ji.. makan yuk diluar.. aku mengiyakan. Pa si parmin mana kok papa yang bawa mobil, si parmin papa suruh pulang kalau malam sebab si parmin sekarang udah beli rumah di balik gang sebelah jadi dia bisa sama istrinya yang dari kampong itu,“oh ya bagus deh”. Ji nanti kita kerumah mama baru mu ya.. kamu harus bisa menerima, wah pa apa ngak berat. Akhirnya kami menuju rumah tante irda.., eh mas sama siapa.. si aji tuh dalam mobil.., (aku terkeju) gila bini babe mangkin cantik aja, eh siapa tuh anak umur 1 tahun setengah lucu juga, ji.. ji.. sini (sambil melambaikan tanganya), sin turun ngapain di mobil (sapa papa). Aku pun turun dari mobil.

Dan kami lama ngobrol di rumah kontakkan tante irda, aku pulang ya, besok baru kita bawa barang mu semua, “tante aji pulang dulu”,eh aji jangan panggil tante coba panggil mama ya, “ iya aku usahai besok2 (anjir genit banget bini babe)”, kami pulang dan sesampai dirumah, aku langsung menuju kamar dan membuka inter, ji.. “apa pa”, udah jam 11 tidur gih, “iya papa” (tak lama papa masuk dan melihat kalau aku sedang cheting), ngapain kamu brosing bokep ya, “ada aja papa ni, chating samabil cari tugas”, papa tidur disini ya, lah tumben, kami tidur dan bangun kesiangan karena tak ada orang dirumah, sibibi datang jam 12 siang, malam itu aku mengajak mereka makan malam, si bibi dan keponakanya si ani, den aji tumben ngajak bibi makan di meja ini, “bibi, hanya bibi dan mami yang menguruh aku dari sd sampe dewasa sekarang ini, bibi terharu, “uda bibi ngak usah sedih” si ani hanya terdiam untuk ukuran pembatu si ani cukup bahenol lah dan cantik, “emba ani umurnya berapa…?, oh saya den baru jalan 23 knapa den ai.., biasa kalau dikampung umur segitu udah kimpoi, iya den saya emang sudah kimpoi baru 2 minggu tapi udah ngak lagi, maksud emba ani apa.., suami saya ketangkap karena taksinya nabrak orang hingga tewas, jadi di penjara sampe 5 thn lebih, emang udah berapa lama, udah 9 bulan, oh gitu ya…

Den aji, “iya bibi “ apa istri muda bapak datang sekarang, “iya bibi kenapa”, den kalau saran bibi gini, aden baik2 aja angap dia orang tua aden ya, “ itu lah bibi, aku sebetulnya belum siap tapi ini jalan hidup bi”, iya si den bibi ngerti kamu memang terlalu sayang ama ibu kandungmu, tapi jangan di bawa beban kamu inget waktu aden sering pulang malam bibi bukai pint uterus bibi Tanya dari mana kamu bilang, aku abis fun bi, nah bibi sarani gitu aja di bawa fun aja dari pusing, (aku tersenyum) “bibi bisa ingeten masa lalu, aku udah berubah bi”, selasai semua papa pun datang bersama tante irda, kami pun ngobrol hingga selesai, selama dikamar aku hanya bisa merenung hingga pagi dan tak tidur, pagi menjelang aku melihat matahari pagi dan kulihat dari jendela bibi berkemas ingin pulang, aku lanngsung menuju pintu luar, den bibi pamit, den jaga diri baik bikin papa ama mama bangga ya.., aku hanya bisa meneteskan air mata.. dan melambaikan tangan.

tak terasa udah 6 bulan dan bisnis papa maju pesat dan perusaan papa maju kini papa memeliki 5 perusahaan anak cabang dan dan 1 pusat itu di bagi atas nama ku 2 perusaahn dan 1 buat anak tante irda dan kak ka 1, rumah pun semangkin berseri dan aku melihat anak kecil berjalan, tertawa dan menangis,sedih senang ku lalui semua walau pun kadang tante irda sering memakai pakain seksi dan terkadang kalau ngak papa sering memancing dengan sengaja melihatkan pahanya, aku hanya bisa menelan ludah, malam pun tiba, aku makan malam bersam mereka, ji.. apa pa, 3 hari papa harus ke Malaysia terus ke London, kamu mau ikut, ya kalau mau hancur kan masa depan ku ya ngak apa, (tante irda kaget dengar itu, itu hal yang biasa ama papa), aji kok gitu ngomong ama papa (papa tersenyum), ya gimana ngak ngancurin hidup ku 4 bulan lagi ujian ebtanas, masa aku di ajak.., oh.. sory ji.. papa ngak tau, iya papa sekarang orang super sibuk sampe aji minta tanda tanggan aja susah, tu raport udah 6 bulan di laci ngak di liat. Jadi gini ji mungkin papa lama di luar negri bisa ampe 3 bulan atau lebih, tapi mama nanti nyusul, ya paling setelah papa 3 minggu disana, ya udah mas bair aji, mami yang ngawasin selama aku blum berangkat.

Singkat cerita, setelah kepergian papa tingkah laku tante irda semangkin aneh, ji.. ji.. “ iya tan.. eh mami..masuk aja ”aku mau ngomong ama kamu ji,(tante menghampir ke meja belajar),”iya tan.. eh mi..” dan memegang photo mama, mama mu wanita yang cantik, ji kenapa selama 6 bulan ini kamu susah memangil aku mami.., “ ah ngak ah”, ji.. aku tau kamu sayang ama mama mu, tapi aku ingin juga dapat kasih sayang dari kalian semua dari ika, papa mu dan terutama kamu, (kulihat buah dada yang besar dan pentil menonjol tanpa BH dan tertutup di balik baju tidur yang terbuat dari sutra) ji.. cob pangil aku mami.. belajar.. panggil aku.. coba latih.. aku mau dengar ji.. ayo.., coba mami gitu.. coba ji.., “iya deh tan..”, mami.. coba gitu.. aku mau dengar ji…, (sambil memegang pundak ku dan menarik tanganku lalu di letakan di pngulnya), “ma.. mami.., nah gitu sayang, coba lagi.., mami.. aji udah kaya si pia mi..aja.. sih.. belajar ngomong, (sambil menungikan badannya mami mencubit idung ku).., ya belajar biar ngak cangung.., ya sayang.., (konsetarsi ku buyar ketika mami menungikan badan dan kulihat buah dada yang besar putih asli dimata ku), kamu belajar dulu.. eit matanya jangan bandel, mami langsung mencium pipi ku dan memeluk, ya udah.. mami mau tidurin si pia terus mau tidur.., abis belajar terus bobo ya sayang, sambil mencium bibir ku, (aku hanya bisa terdiam seribu bahasa).

Mami keluar dan kulihat bentuk papatnya bergoyang-goyang dari baju sutranya, mami mebalikan muka sambil tersenyum, tak lama aku langsung menutup buku dan menuju dapaur untuk minum, kulihat kamar ina lampunya menyala (rasa penasaran pun timbul ) setelah kulihat dari candela ina tidur dengan mengangkang sehingga terlihat paha yang benar2 mulus dan putih. Aku langsung menuju kamar dan memasang computer dan memutar film porno yang pernah aku ambil dari inter, lama2 batang ku berdiri aku memasukan tangan ke dalam celana dan langsung mengocoknya.. hampir 15 mnt rasanya udah terujung aku merasakan air mani mau keluar.. ehhmm..eehh.., tiba mami datang, aji.. ngapin, (aku terkejut, rupanya mami mengitip ku dari pintu, tangan ku masi dalam celana), mami langsung menuju meja computer dan mengambil tisu, aji kaya gitu jorok ah (sambil mengambil tanganku dari dalam celana dan membersikan) liat air peju kamu di tangan belepoptan (mami membuka celana ku), tuh liat batang mu kan jadi jorok, setelah memberishakn mami menganbil mouse untuk mematikan computer namum badanya melintang di badan ku, (sambil berkata), kalau mau bilang nanti bisa mami ajarin(tanganya yang satu masi nempel di batangku), “mi..mi..jangan bilang papa ya”, (sambil menarik tubuhku), iya.. ganti dulu nih celananya, “mi celana dalamnya”, udah ngak usaha, “ya udah tidur” sambil mebaringkan badan dan mami tidur di sampingku, aku hanya bisa terdiam dan mami memeluk ku.

Kok masi belum tidur, beda rasanya udah 2 tahun ngak pernah di peluk wanita mi, pacar mu ngak pernah meluk, semenjak mama ngak ada aku memutuskannya, aku berniat unutk serius sekolah, iya.. ji itu bagus pasti mama banga ama kamu di surga sana, dan sekarang papa bangga ama kamu sebentar kamu di bicarain kalau ngak kantor, boring ji.., “iya mi gimana lagi ya itu lah papa”, ji.. kamu emang blum ngantuk, (mami langsung menurukan tali dasternya), nene dulu ya biar bisa tidur sambil menari pala ku ke tetenya, aku mulai mencium mengisapnya.. aahh..aa..aa..aaa.. aa..aa.. truss..jii.. aahh, lama mami mebuka celana ku, dan aku membuka baju mami, kami telanjang bulat dan mami mulai memaikan batangku hingga berdiri, ji… mami udah siap, mi.. aji ngak bisa dan takut mami hamil, jangan takut, tenang aja kita pake kondom.. mami ajarin kok, mami mngambil kondom, dan memasangnya, dan mami kini diatas tubuh ku, ji… punyamu lebih panjang dari papa mu namun kalau besar memang punya papa, mami mulai memasukan aa…a..ehhmm..eehhmm..eehhmm..eehhmm..eehhm..aahh.. aa… aahh..aaahhh.. aahhmm..hhmmm… aahhmm.. mmmhh.. hh..aaa.. aahh.. aahhmm.. aahh.. giman ji.. aahh.. mami menuntun tangan ku ke buah dadanya… ji raba.. remas buah mami.. iya terus.. teruss… gitu .. aahh.. aahhh…, mi.. ahh.. aahh.. aacchh.. aaahh…
Mami mengoyang pantatnya… dan memainkanya.. gimana ji.. enak.. ah.. enak.. mi.. iya sayang enak.. enak mi.. aahh.. aaahh… ,(mencabut batang ku) kita ganti posisi ya.. mami langsung nungging.. eh salah masuk sayang itu lobang pantat, (sambil menutun batang ku masuk vaginanya) iya ji.. terus masukin.. aa.. gitu dorong maju mundur sayang.. aahh.. aaa… aahh.. .. aahh.. eehh.. eehhmm.. hhmm… terus sayang.. mi.. mi.. iya terus.. sayang.. mami mencabut btangku dari vaginanya dan tidur terlentang.. sayang kamu diatas ya.. aku mulai menindihnya.. iya gitu masukin aa..aaahh.. aaahhhh… aaahh… terus masukin lebih dalam aaahhh.. aahh.. aahh… aa…. Aahh.. aahh… aaa… aaahh…mii… aacchh… terus.. sayang mami udah terasa… aduuhh.. mau keluar mii.. mii… cabut cepat… mii.. sini mami kocok.. (sambil membuka kondom tangan dengan cepat mengocok batang ku), aduh mii… aacchhh….crot crot..crot.. air mani muncerat di tete mami dengan begitu kental dan banyak aahh…aahhmm.. mi.. enak.. (aku terbaring di sebelah mami, tangan mami masih sibuk mengoleskan air mani ku di dada dan perutnya), itu baru anak mami.. yang jago.. (mami mencium ku) sayang… kalau ngak papa nanti kalau papa pulang kita main ngumpet ya, tidur kamar mami yuk nanti si pia bangun mami ngak ada, dia nangis lagi, (sambil manarik), aku tidur dikamar mami, kami pun main lagi di bawah tempat tidur, shingga puas, aku tertidur dalam keadaan telanjang bersama mami. Hampir tiap malam aku melakukan dengan istri kedua papa (sampai dalam hatiku papa sory, ini pelajaran yang berhaga buat ku).

Sudah tiga hari kepergian mami rumah terasa sepi, walau mami suka telepon siang malam cuman bilang kangen ama batang ku, aku merasa bosan kulihat masih jam 7 lewat, ingin rasanya main ina, apa dia mau, atau mala ngadu ke mami lagi, aku jadi penasaran gimana kalau ku coba dulu, aku langsung menuju kamar ina, kulihat dari kaca ina lagi terlukup sambil baca buku, kulihat pahanya yang agak mengakang dan betih yang diangkat sunguh putih betisnya, ina.. (aku langsung masuk) ngapain, eh aji.. ina lagi isi tts.. susah bener, (aku langsung duduk di bawah dan tetap di hadap mukanya), ji bahasa ingris nya latihan apa sih, traning.. , eh pas bener.. pinter kamu ji,(terlihat buah dada yang putih dari kerah kemeja yang tidak terkacing atasnya), ina.., apa ji.., ina jangan marah ya.., knapa aji kok kaya orang bingung sih.., (aku langsung menyikap rambutnya dan mencium pipinya, eh aji.., (tangan ina langsung memeganng pipiku)ji.. buka ina ngak mau, udah 3 bulan belakang ini ina pengen banget.. tapi ina takut hamil.., nanti kata orang apa, keluarga aji jadi malu, papa dan bu irda jadi benci ama aji.. eh mala di usir, ina segan ama ibu, gimana kalau aji pake kondom ina mau, kan kita bisa aman, kondom eh bener juga ji.. (ina langsung meraih muka dan mencium ku), kami bercium cukup lama, ji.. ada kondomnya, ya kita beli dulu.., iya deh gih sana beli, aku langsung ganti baju dan mengambil kunci motor, dan menuju pintu, aji..aji.. ina ikut.., pakian ina ganti dulu gih, baju ina jelek semua, aku menuntu kekamar, ka tari, dan mencarikan baju yang pas, nih pake celana jeans dan kaosnya, ina langsung membuka satu pesatu kancing bajunya dan kuraba buah dadanya yang berukuran 36B, ji.., eh ya maaf na, aji.. mau.. isep tete ina(sambil membuka BHnya).. isep dulu aja…,(aku langsung mengencotnya)ehmm..ehh.. ehh..eehhmm…eehh.. ehh ehhmm…ehm..ah..ahh..hhmm..hhmm.. ji.. jii.. udah ya.., eh iya na.. (ina langsung memasang kembali BHnya).. dan memakai baju dan jeans ka ina,.. ina kamu seksi.. cantik dengan rabut ombak mu yang terurai.., aji juga tanpan dan manis.., udah yuk nanti ke maleman.. langsung menuju ke supermarket yang cukup jauh agar tidak ada yang tau..

Selama di pejalan kurasakan buah dada yang menempel di punggungku mangkin lama mangkin mengeras, hujan pun turun padahal tingal 15 menit lagi sampai di rumah, kami kebahasahan, kulihat ina basah kuyup dan baju yang lepek sehingga buah dadanya telihat membulat dengan jelas, ji.. mandi gih biar ngak sakit…aku mau mandi dulu, ina.. aku langsung menari kekamar mandi ku.. dan menelajangkan ina lalu mencium di bawah shower, batang ku mulai berdiri.. ini memegang batang ku.. dan megocok nya bibir kami masih berperang mencari kepuasan, ina langsung jongkok, ji.. ji.. sabun (langsung dikocok batangku), aahh… aahh.. aahh.. enak ji.. ya na.. aacchh.. aaa… aaaa…(na langsung membasu dengan air) dan mulai mengisapnya.. aaa… aaahhh..aahh… aaahh… aahh..ina.. aa…aa…. Aacchh.. aahh.. uhh.. (ina langsung mengocoknya) crot crot.. air mani berhamburan di muka ina, ji.. lama banget keluarnya, mandi dulu yuk.. ada cukur ngak ina mau cukur jembut ah.. aji juga ya di cukurin.., setelah mandi dan cukur jembut, aku melihat batang yang plotos dan vagina ina yang bersih Dari cermin.

Sambil memeluk dari belakang, in.. kamu cantik seperti artis jepang.., ah masa sih (ina menisir rambutnya), ji.. ji.. yuk.. (sambil menarik tanganku), aku mulai menggerai semua tubuhnya hinga bibirnya, dan kembali ke vaginanya, aahh.. auuhh.. uuhh.. uuufff..uuffss.. uuss.. enak ji.. aah.. uuhhhss… uuhhss.. iya ji gitu.. aahh.. uuhh…udah.. ji.. aaahh..uuufffss.., udah aji masukin ina udah ngak tahan.. (sambil memasang kondom), iya.., aa.. aa.. a.. aahh.. aa.. ina punya sempit ya.. ji, iya agak susah, udah 9 bulan aku tidak merasakan ini ji.. aaahh… aa.. (batangku mulai masuk pelan2).. aaah.. lebih dalam ji… terus.. aahh..aaa…aaa… aahh.. ji.. aahh.. sabar na.. iyaa.. terus ji.. aahh… aduuhh.. ji.. aahh… ehhmm.. eehh…. Eehhh.. eehh.. eehh.. terus ji.. aahh.. aaaaaa.. aaa… aahhh.. hhhaa… aauuu.. uuff.. uuff..uuf.. terus ji.. terus.. aahh.. na ganti posisi… ina pun di atas, aahh.. aahh.. terus na.. terus .. aaahh.. aacchhh. Iyaa… naa.. aahh.. (hampir 18 mnt kami main, aku mulai kelimax) aahh…, awas naa.. aji mau keluar.., aku langsung berdiri dan mengocok di depan mukanya, aahh aaccchh. Inaa.. crot crot air mani berhamburan di muka ina.. aahh..aaaaa.. , aku terbaring dan ina mebersikan air mani ku di mukanya dengan handuk, kamu hebat lebih lama mainnya di bandingkan bang udin, makasih ya na, ji.. aku ada pertanyaan.. tapi ini rahasia, apa tuh na.., kamu sering main ya ama bu irda.. ya, sebab aku sering liat tiap malam, bu irna keluar dari kamar mu rambutnya kusut, “ah ngak..”, ji.. aku wanita.. aku tau.. dimanat hasrat untuk itu pasti ada, benar kan kamu main ama mami tiri mu, jangan takut aku simapan rahasia ini kok, “..iya.. dia yang ajarkan aku.. na..” ketika kamu masuk kamar aku, sebenarnya aku mau langsung bicara tapi aku takut tersinggu, mau ngomong apa na, aku mau bilang ama kamu kalau aku ingin diperlakukan seperti ibu irda.. tp kamu lebih pengertian.., boleh kamu berguru ama mami tiri mu tp kamu praktekin ama aku.. setuju.. ji, iya akan lakukan jika mami ngak ada.. atau rumah sepi.., gimana.., aku setuju. Selam tak ada di rumah aku dan ina sering melakukan dan kalau pulang sekolah.. kalau ina lagi nyuci pun sedang nunging ku masukan tanpa permisi…, dan setiap pagi ina membangukan sekolah sering dengan mengisap batang ku.

Telelpon berdering
Halo..
Aji.. ini mami
Eh apa mi malam gini jam 2 kok nelepon ada apa,
Besok jam 4 siang mama sampe di Jakarta,
Loh ke cepat pulang
Bosen di apertement mulu..

Singkat cerita, Rupanya mami lebih cepat pulang 2 minggu sebelum papa, ketika samapi di rumah mami langsung memeluk dan menciumku, aku langsung mengangkat koper kekamar mami, sayang mami kangen ama kamu, selama mami Cuma di apartemen, oh ya ina mana, kasi nih hadiah buat si ina baju dan suruh si ina gendong si pia, aku menuju kamar ina, kulihat ina baru siap mandi dan masi mengenakan handuk, “ina..” iya ji masuk., nih ada hadiah dari ibu, (aku sambil membisikan) na.. untuk seminggu ini kita stop dulu ya.. pasti aku mencari lubang mu kok tenang aja(sambil ku raba memeknya), iya aji ku sayang aku akan menungu mu (aku mencium bibirnya), ni si pia.. tolong pengang, ji.., “iya na..” , tolang masukan sedikit (sambil mengangkat handuknya, dan aku memasukan batang dan mengoyanya sedikit), jii.., “iya mii.. sebentar, aji kencing dulu”, ji ini oleh2 buat mu.. “wou it’s cool”, yes my dear.., “thks mom..”, oke sayang.. kok Cuma makasi sih di sun mami mu sayang (aku melumat bibirnya ).. di londong dinggin sekarang cuacanya ji.., wah pasti mami ngakang terus dong..hehhee..”, maka mami mau bales dengam ama kamu.., “kok bales ke aku.. sih mi..”, udah.. ah mami mau mandi.. kamu pasti belum, “iya kok tau mami”, (mami langsung membuka bajunya dan baju ku dan menarik ku kekamar mandi), kami mebasuh tubuh kami dan berciuman di bawah shower aku menyabuni tubuh mami dan mami nunging menyabuni betisnya, batang udah mulai tegang dan ku tamparkan dipantat mami, aji.. ah.. , ji kemarin mami main 3 kali ama papa ngak pake kondom, jadi kamu kalau main sekarang ngak usah pake kondom, kalau mami hamil kan paling pikiran papa yang bikin tenang aja, aku langsung mengiyakan, mi.. udah yuk aku kedinginan, aku menghanduki dan menyisirkan mami dari belakang dimeja riasnya, mi.., aji kangen..(sambil merangkul dan meraba tetenya), ji kangen sama mami, (aku menberikan badanya lalu menungikan dan memasukan dari belakang), aaa.. aaa… aaahh.., mi rasa beda lebih hangat terasa sampai dalam hati.. iya sayang.. udah jangan diem lanjukan sayang…aaahhh… iya teruss… sayang.. aahh… aa… aaa… aahhmm.. aahhmm… hhhhmm… hhmmm..eeemm..eehh..(mami meraba buah dadanya) aahh..aahh… aaa… aa.. aaa… teruss.. (kulihat buah dada yang bergoyang sunguh indah) sayang.. aahh.. aaahh… aaa… aaa… ji..tempat tidur yuk.. (mami meniduriku).. aa..aaahh… ji… aaahh… jjii.. aahh.. aduh mii.. enak.. jii.. mami mau keluar… aaa.. … aa… aahh..aaa..aahh hhuu.. uuuss…uuffss… uuss uuuuhh…aji gantian dong.. (mami langsung terlentang) aaa.. iyaa. Gitu ji.. teruss.. masuki.. aaahh…aaa… aaaa… aahh.. aauu.. iya.. teruss.. jii.. eehh…eehhh…aaahhh…jii… aahh.. eehhhmm… eehhmm… aahhhmm.. eehhmm.. jii… teruss.. (aku sambil memcium bibir mami dan ku letakan pada buah dadanya).. eehhmm.. remas sayang.. terus remas sayang… aaaa… mami .. aji mau keluar (mami langsung merangkul ku) dalam aja sayang.. aahh… terus ji lebih cepat.. aaahhh…aahh.. mamii.. aacchh.. aacchh.. crot..crot.. aacchh..aaacchh.. mami.. sih keluar deh.. enakan.. mi.. malam aji mau bobo sini ya.. iya sayang.. udah cabut duluh mami keberetan.. aku melumat bibirnya.. udah sayang ina nanti curiga ah.. iya deh..mi.., mi.. aji mau minta tolong ama mam, apa sayang, kalau aji lagi pengen terus papa ada gimana, iya bener juga, aku cari wanita lain yaa.., maksud mu apa, ya cari pelampiassan.. masa mami main aji Cuma liat doang, jadi gimana ji.., ah mami ada ide si ina aja kamu hajar.., ah serius mi.., ji mami tau pasti selama mami pergi ama papa, kamu udah main ama ina bener kan, eh siapa bilang cuman tiap malam kok, dasar anak mami belajar ama mami peraktek ama ina ya kamu, mami mencium ku, iya sih.., ya udah mami mau tidur kamu lanjut ama ina gih, “bener mi”, iya sayang mami serius kok, “ love u mi..”, aku langsung bergegas bangkit dari kasur, eh sayang mami blum di sun.., muah love u mi.., love u to sun, aku langsung menuju ina, ina.. dan langsung mengajak ke kamar ku, dan langsung menusukan batang ku…

Aku sering main ama mami mengumpat dari papa, dan kalau mami ngak ada, ina minta, di mana aku pengen tinggal masukan.